Kapolres Banjarbaru Tegaskan Disiplin Ketat Pelaksanaan SOP Program MBG: “Tidak Ada Toleransi untuk Pelanggaran yang Mengancam Keselamatan”

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:47 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Komitmen terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi bersama Tim Pemantauan Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, yang membahas pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjarbaru, Kamis (16/10/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menegaskan pihaknya akan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran prosedur yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat program.

“Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mematuhi panduan teknis dari Badan Gizi Nasional. Itu bukan pilihan, tapi kewajiban,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penerapan SOP bukan sekadar urusan administratif, melainkan berkaitan langsung dengan mutu dan keamanan makanan yang disajikan.

“Kalau sarana dapur dan kebersihan diabaikan, kualitas makanan akan terpengaruh. Ini bukan hal kecil, karena menyangkut kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut AKBP Pius, pelanggaran ringan mungkin bisa dibicarakan secara teknis, namun pelanggaran terhadap SOP yang berisiko pada keselamatan tidak boleh ditoleransi sama sekali.

“SOP adalah batas aman. Jika dilanggar, dampaknya bisa fatal. Ini soal nyawa, jadi tidak ada kompromi,” tegasnya lagi.

Senada dengan hal itu, perwakilan Sekretariat Dukungan Kabinet, Ibnu Firdaus Bakhri, turut menekankan pentingnya kepatuhan penuh terhadap SOP di seluruh dapur SPPG.

“Makanan bergizi gratis menyangkut langsung kesehatan masyarakat. Kesalahan sekecil apa pun dalam pengolahannya bisa berakibat besar. Karena itu, pendekatan zero tolerance harus dijalankan,” jelas Ibnu.

Ia menambahkan, pemerintah pusat mendorong agar seluruh pelaksana program memahami bahwa disiplin dalam menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus hukum.

Baca Juga :  Hari Kedua Sosialisasi Kencana 2025, BPBD Banjar Perkuat Kecamatan Tangguh Bencana

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Provinsi Kalimantan Selatan, Siti Fatimah, menyampaikan komitmen pihaknya untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SOP di semua dapur penyedia makanan bergizi.

“Kami akan melakukan pembenahan di seluruh SPPG, termasuk di sekolah-sekolah penerima manfaat. Semua harus berpedoman pada SOP tanpa pengecualian,” katanya.

Ia menambahkan, penerapan disiplin SOP merupakan kunci utama untuk menjamin mutu dan keamanan makanan bagi masyarakat.

“Jika seluruh standar dijalankan dengan benar, insya Allah risiko bisa diminimalkan. Ini akan kami tegaskan kepada semua pengelola dan relawan,” tutupnya.

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA