Pemkab Banjar Fokus Benahi Data dan Skema Bantuan Banjir, Sekda Tekankan Peran Camat

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:08 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Pemerintah Kabupaten Banjar mulai menggeser fokus penanganan banjir ke tahap pembenahan, dengan menitikberatkan pada akurasi data warga terdampak, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan koordinasi distribusi bantuan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, saat memimpin Rapat Koordinasi kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Aula Barakat Lantai 2, Selasa (6/1/2026).

Yudi menegaskan bahwa data yang akurat menjadi kunci utama dalam menentukan kebijakan lanjutan penanganan banjir. Ia meminta para camat agar lebih cermat dan bertanggung jawab dalam melakukan pendataan warga terdampak agar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Menurutnya, data yang tidak valid berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam penyaluran bantuan. Karena itu, proses verifikasi terus dilakukan guna memastikan seluruh warga yang terdampak banjir tercatat dan memperoleh haknya.

Baca Juga :  Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga

“Masih ada warga terdampak yang belum menerima bantuan. Ini menjadi catatan penting dan sedang kita perbaiki melalui pembaruan data,” ujar Yudi.

Selain pendataan, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada aspek kesehatan masyarakat. Yudi mengingatkan bahwa banjir yang telah berlangsung hingga pekan ketiga dan keempat berisiko memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit kulit, gatal-gatal, diare, hingga gangguan kesehatan lainnya akibat lingkungan yang tidak higienis.

Untuk itu, Dinas Kesehatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Ia memastikan seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan posko layanan kesehatan, berada dalam kondisi aman dan siap memberikan pelayanan optimal.

Sementara itu, Pemkab Banjar mulai menerapkan pola distribusi logistik terpusat melalui sistem satu pintu yang dikoordinasikan oleh kecamatan. Jika pada masa awal tanggap darurat penyaluran bantuan dilakukan secara cepat dan luas, maka pada tahap lanjutan ini mekanisme distribusi akan diperketat agar lebih tertib dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Ketua BUSER 690 Banjar Pastikan Relawan Terlindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Harapkan Dukungan dari Pemkab

Dalam skema tersebut, camat berperan penting sebagai penghubung, mulai dari pendataan kebutuhan warga, pengajuan bantuan, hingga koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat terdampak.

Yudi juga menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak banjir dilaporkan mulai menurun. Data sementara mencatat sekitar 3.000 warga masih terdampak, berkurang dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 4.000 orang. Jumlah pengungsi pun disebut mengalami penurunan.

“Data ini masih bersifat sementara dan akan kami lakukan verifikasi ulang hari ini. Untuk angka resmi tetap mengacu pada data yang telah kami rilis sebelumnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA