Kebijakan Transmigrasi Berubah Arah: Dari Pemindahan Penduduk ke Penggerak Ekonomi Daerah

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 09:24 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Paser adakan pertemuan bersama Menteri Transmigrasi RI di Jakarta ( FOTO ; MC PASER )

Bupati Paser adakan pertemuan bersama Menteri Transmigrasi RI di Jakarta ( FOTO ; MC PASER )

pro1.id, JAKARTA –  Pemerintah pusat tengah menggeser arah kebijakan transmigrasi nasional dari sekadar pemerataan penduduk menuju upaya membangun pusat-pusat ekonomi baru berbasis potensi wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam kebijakan pembangunan daerah di Indonesia.

Perubahan tersebut disampaikan oleh Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman, dalam pertemuan dengan Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Jakarta Selatan pada Senin (10/11/2025).

Menurut Menteri Iftitah, kebijakan transmigrasi kini mengalami pembaruan mendasar, dimulai dengan revisi undang-undang yang mengatur pelaksanaannya. Arah baru program ini menempatkan transmigrasi sebagai strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kawasan, bukan lagi sekadar pemindahan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang penduduk.

“Fokus kami sekarang adalah membangun kawasan transmigrasi yang mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi baru, yang tidak hanya memindahkan orang, tetapi juga menciptakan kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dermaga Baru Dibangun di Desa Dalam Pagar, Dishub Banjar Prioritaskan Akses Transportasi Sungai

Menanggapi hal itu, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, menyambut positif paradigma baru ini. Ia menilai kebijakan baru tersebut memberi peluang bagi Kabupaten Paser untuk mengambil peran strategis sebagai daerah percontohan transmigrasi modern di Kalimantan Timur.

“Transmigrasi bukan lagi soal perpindahan penduduk. Ini soal membangun kawasan ekonomi baru. Kabupaten Paser memiliki potensi besar untuk menjadi contoh penerapan konsep baru ini,” kata Fahmi.

Sebagai pembanding, Fahmi menyinggung keberhasilan kawasan transmigrasi di Rempang, yang kini menjadi model nasional karena mampu berkembang menjadi kawasan terpadu dengan daya saing ekonomi tinggi. Ia berharap Kabupaten Paser dapat mengikuti jejak serupa dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

Baca Juga :  Harga Telur Ayam di Martapura Merangkak Naik, Sentuh Rp31.000 per Kilogram

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Paser, Rizky Noviar, menjelaskan bahwa kebijakan transmigrasi nasional saat ini diarahkan untuk membangun kota-kota mandiri yang tumbuh berdasarkan potensi ekonomi setempat.

“Pendekatan lama sudah tidak lagi digunakan. Kini setiap program transmigrasi diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Transmigrasi membentuk Tim Ekspedisi Patriot, yaitu tim lintas bidang yang bertugas memetakan potensi wilayah transmigrasi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Paser. Tim ini akan menilai kesiapan daerah dan mengidentifikasi peluang sektor unggulan yang bisa dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali
FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium
Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium
Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8
Paser Raih Terbaik 3 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri di Tingkat Regional Kalimantan
PCNU Banjar Belajar Tata Kelola Organisasi ke Mojokerto, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Selasa, 29 September 2026 - 15:15 WITA

Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali

Kamis, 24 September 2026 - 12:57 WITA

FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WITA

Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Sabtu, 12 September 2026 - 21:35 WITA

Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA