Lapor Anak Kecanduan Sabu, Orang Tua di HSU Dapatkan Bantuan BNN dan Dinsos: Kini Menjalani Rehabilitasi di Banjarbaru

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:15 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, AMUNTAI –  Tindakan berani sepasang orang tua di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) patut diapresiasi. Demi menyelamatkan anaknya yang terjerat kecanduan sabu, mereka memilih melapor ke BNN HSU dan Dinas Sosial Amuntai agar sang anak bisa mendapatkan penanganan profesional.

Pemuda berusia 25 tahun itu diketahui sudah lama bergantung pada narkoba jenis sabu. Berdasarkan keterangan keluarga, dalam sehari ia bisa menggunakan narkoba berkali-kali dan kerap meminta uang ratusan ribu rupiah untuk membeli barang haram tersebut. Kondisi tersebut membuat keluarga kehilangan kendali dan khawatir keselamatan dirinya maupun orang lain bisa terancam.

Melihat situasi yang semakin memburuk, pihak keluarga akhirnya meminta bantuan kepada BNN dan Dinsos. Setelah dilakukan asesmen awal, Dinsos Amuntai merekomendasikan agar pemuda tersebut dibawa ke Yayasan Pemulihan dan Rehabilitasi (YPR) KOBRA) — lembaga resmi penerima wajib lapor (IPWL) yang fokus pada penanganan korban penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Petugas YPR KOBRA kemudian berkoordinasi dengan keluarga dan Dinsos untuk melakukan penjemputan pada dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Proses berjalan aman dan tanpa perlawanan. Kini, pemuda itu sudah berada di Banjarbaru dan tengah menjalani rehabilitasi medis serta sosial.

Ketua YPR KOBRA Kalimantan Selatan, Ardian Noverdi Pratama, menyebutkan bahwa rehabilitasi dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tahap pertama adalah asesmen untuk mengetahui tingkat ketergantungan. Lalu dilanjutkan dengan intervensi medis guna menurunkan kadar zat dalam tubuh, serta pembinaan karakter dan kedisiplinan agar klien siap kembali ke masyarakat,” terangnya.

Setelah menjalani masa rehabilitasi, klien akan tetap mendapatkan pendampingan melalui Family Support Group (FSG) yang melibatkan keluarga, serta pengawasan lanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Baca Juga :  Kebakaran Terulang di SDN Kemuning 2 Banjarbaru, Pihak Dinas dan Pemerintah Serukan Waspada Instalasi Listrik

Menurut Ardian, dampak narkoba bukan hanya menghancurkan fisik, tetapi juga kejiwaan, spiritualitas, hingga hubungan sosial.


“Banyak pengguna kehilangan arah hidup, tertekan secara mental, bahkan menjauh dari keluarga dan nilai agama. Karena itu, rehabilitasi adalah jalan terbaik untuk mengembalikan masa depan mereka,” ujarnya.

Ia berharap, apa yang dilakukan keluarga ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk berani melapor ketika menghadapi situasi serupa.


“Langkah dini jauh lebih baik daripada membiarkan korban semakin terjerumus. Dengan penanganan cepat, peluang untuk pulih dan kembali produktif akan jauh lebih besar,” tutup Ardian.

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA