pro1.id, BANJAR — Pemerintah Desa Tambak Anyar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, mengikuti kegiatan pembinaan, monitoring, dan evaluasi pemerintahan desa pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan administrasi serta pengelolaan pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan.
Monitoring dilakukan terhadap sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Di antaranya RPJMDes awal dan perubahan, RKPDes 2026, penjabaran APBDes, penatausahaan keuangan desa, buku administrasi desa, serta berbagai dokumen pendukung lainnya.
Pambakal Desa Tambak Anyar Ulu, Rabian Muchtar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk mengetahui sekaligus memperbaiki apabila masih terdapat kekurangan dalam administrasi pemerintahan desa.
“Dalam kegiatan ini, beberapa dokumen pemerintahan desa kita dilakukan monitoring dan evaluasi. Mulai dari RPJMDes awal dan perubahan, RKPDes 2026, penjabaran APBDes sampai dengan penatausahaan keuangan desa,” ujar Rabian.
Selain dokumen perencanaan dan keuangan, monitoring juga mencakup buku administrasi desa serta dokumen lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tambak Anyar Ulu.
Kegiatan tersebut diikuti Pambakal bersama perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai tata kelola pemerintahan desa yang tertib dan sesuai aturan.
Sementara dari pihak pembina, kegiatan dihadiri Kasi Pemerintahan beserta staf, Kasubag Renkeu, Kasi Trantib, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD).
Rabian menyebutkan, monitoring dan evaluasi tidak hanya menjadi pemeriksaan administrasi, tetapi juga menjadi bahan pembinaan bagi pemerintah desa dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Bagi kami, kegiatan ini penting sebagai pembinaan dan evaluasi. Kalau ada yang perlu diperbaiki atau dilengkapi, tentu akan menjadi perhatian pemerintah desa agar ke depannya administrasi pemerintahan bisa lebih tertib,” katanya.
Kegiatan berlangsung selama sekitar dua setengah jam, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh jajaran pemerintah desa serta unsur BPD.
Rabian berharap hasil monitoring tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam hal tertib administrasi, perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan desa.
“Harapannya tentu apa yang menjadi hasil monitoring ini bisa kita tindak lanjuti dengan baik. Pemerintahan desa harus terus berbenah supaya seluruh administrasi dan pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya.















