Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjarbaru menggelar kegiatan Pesantren Kilat Lansia bertema “Terwujudnya Lansia yang Sehat, Bahagia, Berilmu serta Dekat dengan Allah SWT” di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu-Minggu (13-14 Juni 2026).

Kegiatan yang diikuti 23 peserta lansia tersebut menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus penguatan kesehatan mental bagi para peserta dalam menghadapi masa lanjut usia. 

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjarbaru, Dr. Ir. Hj. Rita Khairina, MP, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi berbagai persoalan yang kerap dihadapi para lansia, mulai dari masalah fisik, psikologis, sosial hingga ekonomi.

Menurutnya, masa lanjut usia seharusnya menjadi momentum untuk mempersiapkan diri meraih husnul khatimah dengan meningkatkan kualitas ibadah dan pemahaman agama.

“Kadang-kadang lansia ketika memasuki usia lanjut mengalami banyak beban psikologis, fisik, sosial dan ekonomi. Padahal sebagai umat beriman, masa-masa ini seharusnya menjadi waktu yang kita optimalkan untuk mengejar husnul khatimah. Karena itu kami ingin memberikan pendampingan dan pengetahuan agar mereka lebih siap menjalani usia senja,” ujarnya.

Baca Juga :  FPIK ULM Bersama DKPP Banjar Siap Lakukan Tes Morfologi dan DNA Kepada Ikan Diduga Mirip Lohan di Waduk Riam Kanan

Ia menjelaskan, selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan mental lansia. Untuk itu, panitia menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan jiwa guna memberikan pemahaman mengenai manajemen stres pada usia lanjut.

“Tadi kami menghadirkan dokter spesialis kejiwaan agar peserta memahami bagaimana mengelola stres, mengenali masalah psikologis yang sering dihadapi lansia, serta mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan,” katanya.

Rita menyebut kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari kajian rutin yang selama ini dilaksanakan setiap Sabtu pagi di Masjid Hajah Nuriyah. Namun karena keterbatasan waktu dan banyaknya peserta dalam kajian rutin, pihaknya merasa perlu menghadirkan forum yang lebih intensif.

“Ini merupakan langkah awal yang kami coba. Harapannya nanti setelah dievaluasi dan melihat antusiasme peserta, kegiatan serupa bisa kembali dilaksanakan pada momen-momen tertentu seperti Tahun Baru Islam, Rajab maupun Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Banjarbaru Ajak Warga Jaga Kondusivitas Jelang Ramadan

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Manajemen Stres bagi Lansia serta kajian bertajuk Meraih Cinta-Nya di Usia Senja. Sementara pada hari kedua peserta akan mengikuti senam dan permainan ringan, materi Thaharah dan Sholat, serta Muhasabah Diri di Awal Tahun Baru Islam.

Selain itu, peserta juga dibekali berbagai kegiatan pendukung seperti dzikir pagi dan petang, perbaikan tata cara ibadah, serta pembiasaan amalan-amalan sunnah.

Rita berharap seluruh peserta memperoleh peningkatan kualitas keimanan dan semangat untuk terus memperbaiki amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami setelah mengikuti kegiatan ini, peserta merasa ter-upgrade, semakin termotivasi meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki sholat, memperbaiki thaharah, dan semakin dekat kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA