pro1.id, MARTAPURA – Seleksi cabang olahraga tim sepak bola Kabupaten Banjar untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 diikuti 407 pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat. Kegiatan seleksi berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, di Lapangan Taman Hudaya Lutfihia Tunggal, Martapura.

Sekretaris Askab PSSI Kabupaten Banjar, Supriyadi menyampaikan, seluruh peserta berasal dari sekolah-sekolah di Kabupaten Banjar dengan batas usia maksimal 16 tahun.
“Peserta yang ikut sejak awal ada 407 orang. Semuanya dari SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Banjar,” ujarnya melalui saluran telepon, Minggu (8/02/2026).
Pada hari pertama, panitia melakukan penjaringan awal melalui permainan dan simulasi pertandingan. Penilaian dilakukan oleh tim juri dengan memperhatikan kemampuan dasar bermain sepak bola.
“Hari pertama kita lihat cara bermainnya lewat game. Dilihat skill, visi bermain, kerja sama tim, serta pemahaman posisi,” jelas Supriyadi.
Dari hasil seleksi tersebut, panitia menyaring peserta hingga tersisa sekitar 60 pemain yang dinilai memenuhi kriteria awal. Hasil seleksi diumumkan langsung pada hari yang sama kepada peserta yang lolos.
Seleksi kemudian berlanjut di hari kedua dengan materi yang lebih mengarah pada teknik permainan. Dari tahapan ini, jumlah peserta kembali disaring hingga tersisa sekitar 40 pemain.
“Seleksi masih akan berjalan. Dari 40 pemain itu nantinya akan diseleksi lagi sampai mendekati pelaksanaan POPDA, dengan target akhir 18 pemain,” katanya.
Terkait target prestasi pada POPDA 2026, Supriyadi menyebut pihaknya masih menunggu hasil akhir pembentukan tim.
“Target belum bisa ditentukan sekarang. Setelah tim terbentuk, baru bisa kita lihat potensi dan targetnya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sepak bola menjadi salah satu cabang yang diandalkan Kabupaten Banjar pada POPDA 2026 yang rencananya digelar di Kota Banjarmasin.
Untuk diketahui, pendaftaran seleksi POPDA dibuka oleh Disbudporapar Banjar pada 15 Januari hingga 1 Februari 2026. Sementara penunjukan pelatih dan ofisial tim sepak bola sepenuhnya diserahkan kepada Askab PSSI Kabupaten Banjar.









