Warung Makan Cobek Ireng Banjarbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bagian Dapur

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Kebakaran melanda sebuah warung makan Cobek Ireng Banjarbaru yang berada di kawasan permukiman warga. Bangunan berukuran sekitar 8 x 12 meter tersebut mengalami kerusakan berat setelah dilalap si jago merah.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dapur warung makan. Saat kejadian berlangsung, warung diketahui dalam kondisi tutup dan tidak ada aktivitas di dalam bangunan.

“Menurut saksi mata, api awalnya terlihat dari dapur. Tidak ada informasi apakah ada orang di dalam bangunan saat kejadian, namun yang jelas warung dalam keadaan tutup,” ujar Syafrullah.

Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar sebagian besar bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Harga Telur Ayam Ras Anjlok, Peternak Kalsel Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, sebagian besar armada pemadam mengandalkan suplai air yang dibawa dari tangki kendaraan masing-masing. Hal ini dikarenakan lokasi hidran berada cukup jauh dari tempat kejadian.

“Sebagian besar armada yang datang membawa tangki air, sehingga kami menggunakan suplai dari tangki masing-masing. Untuk hidran jaraknya memang cukup jauh dari lokasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Minta Provider Segera Rapikan Kabel Udara, Ducting Bawah Tanah Mulai Difungsikan

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali. Petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun bangunan warung makan dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan jumlah kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan
Banjarbaru Raih Skor 100,00, Jadi Peringkat Teratas IKADA se-Kanreg VIII

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Berita Terbaru