Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Tungkaran Disidak, BGN Masih Selidiki Dugaan Keracunan Massal

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:10 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Tim gabungan dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melakukan inspeksi langsung ke dapur penyedia makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Tungkaran, Martapura, pada Sabtu (11/10/2025).

Langkah ini diambil menyusul laporan puluhan hingga ratusan siswa dari beberapa sekolah yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Ketua Tim Investigasi Independen BGN Pusat, Karimah Muhammad, menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya belum dapat memastikan sumber penyebab kejadian.

“Kami belum bisa menarik kesimpulan tanpa hasil laboratorium. Semua temuan harus berdasarkan data dan bukti ilmiah yang valid,” ujar Karimah.

Ia menjelaskan, pengujian sampel makanan ditangani oleh Dinas Kesehatan bersama aparat penegak hukum. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar laporan akhir BGN.

“Sampel makanan dari lokasi sudah diamankan sebelumnya, sehingga kami tidak melakukan pengambilan ulang. Untuk saat ini, fokus kami menunggu hasil uji resmi sebelum melangkah lebih jauh,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, dapur milik SPPG Tungkaran, yang menjadi tempat produksi makanan program tersebut, sementara ditutup hingga proses investigasi selesai dan seluruh aspek keamanan pangan dinyatakan memenuhi standar.

“Penutupan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko bahaya yang berulang sebelum semuanya benar-benar aman,” jelas Karimah.

Investigasi mencakup penelusuran menyeluruh, mulai dari proses pengolahan dan penyimpanan bahan makanan hingga kebersihan lingkungan dapur.

“Tujuan utama kami bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan agar kejadian serupa tidak terulang, dan anak-anak penerima manfaat program MBG tetap terlindungi,” tegasnya.

Baca Juga :  BPBD Banjar Luncurkan PUSAKA, Percepat Akses Data untuk Respons Bencana

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA