pro1.id, BANJARBARU – Sebanyak 104 atlet disabilitas asal Kota Banjarbaru secara resmi dilepas untuk berpartisipasi dalam Pekan Paralimpik Provinsi Kalimantan Selatan (PEPARPROV) V yang digelar di Kabupaten Tanah Laut. Upacara pelepasan berlangsung di Gedung Bina Satria Banjarbaru dan dihadiri oleh unsur pemerintah kota, pelatih, ofisial, serta para atlet peserta.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Banjarbaru, Hendrik, menyampaikan bahwa keikutsertaan tahun ini bukan sekadar untuk mengejar kemenangan, tetapi juga bagian dari pembinaan jangka panjang bagi para atlet penyandang disabilitas.
“Kami ingin melahirkan lebih banyak atlet potensial dari Banjarbaru yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional. Medali penting, tapi pembinaan karakter dan keberlanjutan prestasi jauh lebih utama,” ujarnya.
Hendrik menegaskan, NPCI Banjarbaru berfokus membangun pribadi atlet yang tangguh, bermental kuat, dan berintegritas tinggi.
“Kami ingin mereka tumbuh sebagai sosok yang disiplin, jujur, dan berjiwa juara. Melalui pembinaan yang konsisten, potensi luar biasa para atlet disabilitas dapat benar-benar berkembang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, memberikan motivasi dan apresiasi kepada seluruh kontingen yang akan berlaga.
“Para atlet disabilitas menunjukkan kepada kita bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berprestasi. Justru semangat dan daya juang mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung olahraga inklusif agar semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi dan berprestasi.
“Kami berharap para atlet dapat membawa nama Banjarbaru dengan bangga, menunjukkan bahwa kerja keras dan tekad kuat mampu menembus segala batas,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru, Mirhan, mengungkapkan bahwa kontingen Banjarbaru akan bertanding di 18 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.
“Ada 104 atlet yang siap berlaga didampingi para pelatih dan ofisial. Kami berharap mereka bertanding dengan sportivitas tinggi dan membawa pulang hasil terbaik untuk Banjarbaru,” ujarnya.
PEPARPROV Kalsel V di Tanah Laut menjadi momentum penting bagi para atlet disabilitas Banjarbaru untuk unjuk kemampuan sekaligus mempererat solidaritas antar-daerah dalam semangat kesetaraan dan kebersamaan.









