Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 18:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Dinamika Operasional MBG di Pemprov Kalsel. Foto: Fal Pro1

Rapat Koordinasi Dinamika Operasional MBG di Pemprov Kalsel. Foto: Fal Pro1

pro1.id, Banjarbaru –Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) meningkatkan pengawasan dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ditemukan bakteri pada beberapa makanan yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Gubernur Kalsel, Muhidin, menjelaskan, dari empat sampel yang diperiksa, dua di antaranya telah ditindaklanjuti, sementara dua lainnya menjadi bahan evaluasi internal. Penemuan ini mendorong Pemprov untuk segera melakukan langkah korektif guna mencegah kejadian serupa.

“Kami ingin memastikan kejadian ini tidak terulang dan anak-anak tetap bisa menerima makanan bergizi dengan aman,” ujar Muhidin, Jumat (21/11/25).

Baca Juga :  Masa Libur Sekolah Dimulai, Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis di Banjarbaru Disesuaikan Jadwal Satuan Pendidikan

Salah satu langkah yang diterapkan adalah penyesuaian waktu pengolahan makanan. Mulai saat ini, proses memasak dilakukan pada pukul 16.00, berbeda dari sebelumnya yang dilakukan pada pukul 13.00-14.00, agar makanan tetap segar saat disajikan.

Selain itu, Pemprov membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang rutin memantau dapur SPPG dan pelaksanaan MBG di seluruh Kalimantan Selatan. Pengawasan juga dilakukan secara serentak di tingkat kabupaten untuk memastikan keamanan pangan, mulai dari jam masak hingga penyajian makanan.

Baca Juga :  Gubernur Kalsel Tekankan Penyelesaian Temuan BPK dan Perkuat Disiplin ASN

Muhidin menekankan risiko pertumbuhan bakteri akibat durasi penyimpanan yang terlalu lama. “Jika penyimpanan melebihi lima jam, bakteri bisa muncul,” jelasnya, mengutip panduan dari BPOM.

Pengawasan program MBG kini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, sebagai bagian dari komitmen Pemprov Kalsel untuk menjaga mutu makanan bagi seluruh penerima manfaat.

“Kami sepakat bersama untuk memastikan program MBG ini terlaksana dengan baik dan aman bagi anak-anak di Kalimantan Selatan,” tutup Muhidin.

 

Berita Terkait

Papuyu Smart Diluncurkan, Pemkab Banjar Dorong Budidaya Papuyu dari Hulu hingga Hilir
INTAN SIKAPAYU Raih Juara I Kompetisi INTAN BANJAR 2026
Pemdes Kuin Besar Apresiasi Pembinaan Inspektorat Banjar, Banyak Bekal untuk Tata Kelola Desa
78 Pejabat Pemkab Banjar Dilantik, Saidi Mansyur Minta Perkuat Integritas dan Kolaborasi
DKISP Banjar Sosialisasikan SANAPATI, Perkuat Keamanan Komunikasi Pemerintah
Pemdes Kuin Besar Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih pada 30 September dan 1 Oktober
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis
Pemdes Rampah Gelar Musdes Perubahan APBDes 2026, Bahas Penyesuaian Anggaran hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Papuyu Smart Diluncurkan, Pemkab Banjar Dorong Budidaya Papuyu dari Hulu hingga Hilir

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:01 WITA

INTAN SIKAPAYU Raih Juara I Kompetisi INTAN BANJAR 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:23 WITA

Pemdes Kuin Besar Apresiasi Pembinaan Inspektorat Banjar, Banyak Bekal untuk Tata Kelola Desa

Rabu, 30 September 2026 - 13:51 WITA

78 Pejabat Pemkab Banjar Dilantik, Saidi Mansyur Minta Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:44 WITA

DKISP Banjar Sosialisasikan SANAPATI, Perkuat Keamanan Komunikasi Pemerintah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA