pro1.id, TANAH GROGOT – Bupati Paser, Fahmi Fadly, terus menegaskan komitmennya dalam menghidupkan iklim investasi guna menjaga pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, tetap bergerak positif.
Sebagai wilayah paling selatan di Kalimantan Timur, Kabupaten Paser dinilai memiliki potensi strategis yang perlu dioptimalkan melalui masuknya investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Momentum awal masa kepemimpinannya, termasuk kegiatan Retreat Magelang dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah di Bogor, menjadi titik refleksi bagi Fahmi dalam menyusun langkah pembangunan. Ia mengusung prinsip “slow but sure” perlahan namun pasti dalam membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan melalui optimalisasi peluang penanaman modal.
Dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada kepala daerah agar mampu menjaga stabilitas ekonomi wilayah masing-masing di tengah dinamika nasional dan global.
Di sisi lain, tren penurunan realisasi investasi, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) di Kabupaten Paser, menjadi perhatian serius. Penurunan tersebut dikhawatirkan berdampak pada melemahnya daya beli masyarakat, yang selama ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan kebijakan kesejahteraan daerah.
Daya beli yang stabil tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Di tengah tantangan ekonomi nasional, pemerintah pusat juga mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal dan likuiditas perbankan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginisiasi kebijakan penguatan likuiditas dengan menggelontorkan dana sekitar Rp276 triliun ke bank-bank Himbara seperti Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Syariah Indonesia.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga sektor perbankan tetap menjadi “lokomotif” penggerak ekonomi nasional.
Sejalan dengan kebijakan pusat, Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya menangkap peluang untuk memperkuat ekonomi daerah melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif. Penguatan regulasi yang ramah investasi, percepatan pelayanan perizinan, serta pembangunan infrastruktur penunjang menjadi bagian dari strategi yang tengah dijalankan.
Dengan konsistensi tersebut, Fahmi Fadly optimistis Kabupaten Paser mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Sumber : Kandilo.com)









