Bocah 8 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Muara Toyu, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, TANAH GROGOT – Peristiwa nahas menimpa seorang bocah bernama Arman (8), siswa kelas 2 sekolah dasar di Desa Muara Toyu, Kabupaten Paser. Ia dilaporkan terseret arus sungai saat berada di titian tepi sungai bersama ibunya, usai beraktivitas di ladang.

Berdasarkan keterangan sang ibu, kejadian bermula saat korban hendak menyegarkan diri di tepi sungai. Namun, Arman diduga terpeleset di batang titian dan langsung jatuh ke sungai dengan arus yang saat itu cukup deras.

“Anak saya terpeleset, lalu langsung terbawa arus. Airnya deras sekali,” ujar ibu korban dengan suara penuh kepanikan.

Melihat kondisi tersebut, sang ibu spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun derasnya aliran sungai membuat korban dengan cepat terseret menjauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polisi Bergerak Cepat, Dua Terduga Pelaku Penyanderaan Remaja Diamankan

Diketahui, Sungai Muara Toyu merupakan aliran yang terhubung hingga ke hulu wilayah Desa Kepala Telake dan bermuara ke sejumlah aliran lain seperti Sungai Munggu hingga Sungai Telake. Karakteristik sungai ini cenderung berubah-ubah, tergantung debit air dari wilayah hulu.

Saat musim hujan, volume air meningkat signifikan dan arus menjadi lebih kuat, sehingga berisiko tinggi bagi warga yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

Mendapat laporan tersebut, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser langsung bergerak menuju lokasi sejak Minggu malam. Tim dipimpin oleh Ruslan dan harus menempuh perjalanan lebih dari tiga jam dari Tanah Grogot.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Puskesmas Longkali, Palang Merah Indonesia, serta aparat TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Longkali. Sejumlah relawan, termasuk dari komunitas komunikasi radio, juga turut membantu pencarian.

Baca Juga :  RTH Cahaya Bumi Selamat Disulap Jadi Taman Ramah Anak, Pemkab Banjar Tunjukkan Keseriusan

Dua unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai, sementara tim lain melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Muhammad Lukman, bersama BPBD terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat guna mempercepat proses pencarian.

Sementara itu, ibu korban tampak terpukul atas kejadian tersebut. Ia berharap anaknya dapat segera ditemukan.

“Saya hanya ingin anak saya cepat ditemukan, bagaimana pun keadaannya,” ucapnya lirih.

Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian.

(Sumber : Kandilo.com)

Berita Terkait

Diduga Tangki BBM Bocor, Sepeda Motor Terbakar di Gang Pribadi Sekumpul
Warga Sekumpul Dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Rumah
Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Pria Terluka Akibat Penusukan di Taman CBS Martapura, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Lansia yang Diduga Tersesat di Hutan Gambut Banjar Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan
Pria 60 Tahun Diduga Tersesat di Hutan Gambut Banjar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Diduga Tangki BBM Bocor, Sepeda Motor Terbakar di Gang Pribadi Sekumpul

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Warga Sekumpul Dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Rumah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:10 WITA

Pria Terluka Akibat Penusukan di Taman CBS Martapura, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru