Perempuan di Astambul Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Akibat Gantung Diri

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Seorang perempuan berinisial RI (31) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Sungai Tuan Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga ke pihak kepolisian sekitar pukul 14.20 Wita. Petugas dari Polsek Astambul bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Plt Kasi Humas Polres Banjar, Iptu Rifani, menjelaskan bahwa saat kejadian korban berada di dalam rumah bersama suami dan beberapa orang lainnya.

“Korban sempat berada di rumah bersama suaminya. Sebelum kejadian, mereka sempat berbincang seperti biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Banjar Buka Puasa Bersama Wartawan, Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

Dari keterangan saksi, korban sebelumnya sempat mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Namun, pernyataan tersebut tidak dianggap serius oleh orang di sekitarnya.

Tak lama berselang, suami korban yang berada tidak jauh dari lokasi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di ruang tengah rumah.

“Sekitar beberapa menit setelah ditinggal, korban ditemukan dalam posisi tergantung. Suami bersama saksi lain langsung berupaya menolong dengan menurunkannya,” jelas Rifani.

Korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Hasil olah tempat kejadian perkara oleh Unit Inafis Polres Banjar menunjukkan adanya bekas jeratan di leher korban. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

Baca Juga :  Lansia Hilang Enam Hari di Martapura Ditemukan Berkat Drone, Kondisi Masih Lemah

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada indikasi tindak pidana. Dugaan sementara korban nekat karena tekanan masalah pribadi, termasuk faktor ekonomi,” tambahnya.

Diketahui, korban sebelumnya sempat berkeinginan untuk bekerja ke luar daerah guna membantu perekonomian keluarga. Namun rencana tersebut tidak mendapat persetujuan dari pihak keluarga, yang diduga memicu kekecewaan.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang di sekitar, serta tidak ragu mencari bantuan jika menghadapi tekanan hidup.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA