Kebakaran Lahan di Cindai Alus, Penjaga Kebun dan Relawan Berjuang Jinakkan Api

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:27 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Cindai Alus, Kabupaten Banjar, Rabu (1/7/2026) siang. Kobaran api yang muncul di area perkebunan sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh relawan pemadam kebakaran.

Sebelum bantuan datang, upaya pemadaman dilakukan oleh penjaga kebun bersama anggota keluarganya menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin meluas.

Penjaga kebun, Rizal, mengatakan dirinya baru mengetahui adanya kebakaran setelah pulang dari kebun. Saat mendapat kabar dan kembali ke lokasi, api sudah terlihat membesar di salah satu sudut lahan.

Baca Juga :  Tanpa Plang dan Minim Rambu, Perbaikan Jalan Mantewe–Batulicin Dikeluhkan Warga

“Sekitar jam 11 saya pulang dari kebun. Kemudian sekitar setengah satu saya mendapat kabar ada api di ujung kawasan. Saat saya lihat, apinya sudah membesar,” ujarnya.

Rizal mengaku sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran, namun karena bantuan belum datang, ia bersama keluarganya berusaha memadamkan api dengan peralatan yang tersedia serta mengambil air dari saluran irigasi.

“Saya sendiri yang menelepon pemadam, tapi belum diangkat. Akhirnya kami berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan mengambil air dari saluran irigasi,” katanya.

Baca Juga :  Empat Warga Keliling Benteng Ulu Terima BLT Dana Desa Rp300 Ribu per Bulan

Ia juga memastikan sebelum meninggalkan kebun tidak ada aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan di lokasi.

“Tidak ada yang membakar. Kami sudah pulang dari kebun, tahu-tahu di pojok kawasan sudah ada api dan langsung membesar,” ungkapnya.

Beberapa saat kemudian, sejumlah relawan pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa tersebut.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA