pro1.id, MARTAPURA – Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Makmur Handil 4, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Minggu (28/9/2025) sore sekitar pukul 15.00 WITA. Hembusan angin kencang yang diduga puting beliung membuat kepanikan warga, terlebih setelah seorang bayi berusia sembilan bulan ikut terbawa pusaran angin hingga sekitar 50 meter bersama ayunannya.

Beruntung, meski sempat terhempas cukup jauh, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Ia hanya mengalami luka ringan di bagian kepala dan dahi, dan lokasinya diketahui berada di area kebun tak jauh dari permukiman warga.
Masrani (31), ayah sang bayi, menuturkan saat kejadian anaknya tengah berada di ayunan yang digantung pada rangka atap rumah. Namun angin kencang yang merobohkan atap juga menyeret ayunan tersebut.
“Atap rumah ikut terangkat, lalu ayunan terbawa pusaran angin. Ibu bayi juga terkena lemari yang roboh, syukurnya tidak mengalami luka serius,” jelasnya, Senin (29/9/2025).
Setelah angin reda, warga sekitar langsung melakukan pencarian. Sekitar tiga puluh menit kemudian, seorang tetangga bernama Samani (18) berhasil menemukan sang bayi.
“Posisinya sudah terendam, tapi kepalanya masih berada di atas air. Untung bisa cepat diselamatkan,” ungkap Samani.
Ketua RT 06 Desa Makmur, Kusmani (60), membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan selain insiden bayi yang terbawa angin, sedikitnya lima rumah warga rusak akibat terjangan puting beliung, tiga di antaranya dalam kondisi parah.
“Yang paling bikin cemas memang bayi itu, karena terbawa cukup jauh. Alhamdulillah nyawanya tertolong. Kami berharap ada bantuan untuk warga yang rumahnya rusak,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini tetap menyisakan kerugian material yang besar. Warga kini bergotong royong membersihkan puing-puing rumah sambil menantikan bantuan perbaikan dari pihak terkait.









