pro1.id, MARTAPURA – Sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dilanda angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Gambut dan Kecamatan Aluh-Aluh. Merespons kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada para korban.

Musibah ini terjadi sejak Minggu, 28 September 2025, dan menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada belasan rumah. Wilayah paling terdampak di antaranya Desa Tambak Sirang Darat, Desa Guntung Papuyu, dan Desa Makmur di Kecamatan Gambut, serta Desa Aluh-Aluh Besar di Kecamatan Aluh-Aluh.
Kerusakan dan Korban Terdampak
Di Desa Tambak Sirang Darat, tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan. Sementara di Guntung Papuyu, dua rumah mengalami rusak sedang, dihuni oleh total 10 jiwa.
Desa Makmur menjadi lokasi dengan dampak cukup besar, di mana enam rumah warga mengalami kerusakan. Salah satu peristiwa mencengangkan terjadi di desa ini, ketika seorang bayi sempat terbawa angin hingga ke rumah tetangga. Beruntung, bayi tersebut selamat dan tidak mengalami luka serius.
Angin kencang juga menghantam wilayah Desa Aluh-Aluh Besar pada hari Senin, 29 September. Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan di wilayah tersebut.
Distribusi Bantuan
BPBD Banjar menyalurkan bantuan pada Senin (29/9) untuk korban di wilayah Gambut dan keesokan harinya di Aluh-Aluh. Bantuan berupa sembako, perlengkapan tidur, dan kebutuhan dasar lainnya disalurkan langsung ke warga terdampak.
Pelaksana tugas Sekretaris BPBD Banjar, Azhar Alamsyah, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respons cepat dari pemerintah daerah terhadap bencana yang terjadi.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban,” ujar Azhar saat dihubungi pada Rabu (1/10).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama menjelang musim hujan yang kerap disertai angin kencang.
“Kewaspadaan sangat penting karena potensi cuaca buruk masih tinggi,” tambahnya.
BPBD Banjar menyatakan masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan semua korban mendapatkan penanganan dan bantuan secara merata.









