Dampak Negatif AI Meningkat, Adin Bondar Dorong Literasi Dini sebagai Solusi

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 18:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU –  Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat tak hanya membawa kemudahan, tetapi juga mengundang kekhawatiran. Hal ini menjadi sorotan Adin Bondar, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dalam kegiatan Penguatan Pemberdayaan Perpustakaan yang berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, pada Kamis (2/10/2025).

Dalam pidatonya, Adin menyampaikan bahwa penggunaan AI secara berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kemampuan berpikir manusia, khususnya generasi muda yang tumbuh di era digital.

“Kecerdasan buatan memang membantu, namun ketergantungan yang berlebihan justru membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk menyerap dan mengolah informasi secara mandiri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa fenomena post-truth serta polarisasi informasi di ruang digital telah menciptakan krisis literasi yang serius. Informasi yang beredar luas tanpa proses verifikasi membuat banyak orang menerima hoaks dan disinformasi sebagai kebenaran, sehingga berdampak pada penurunan kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga :  RTH Cahaya Bumi Selamat Disulap Jadi Taman Ramah Anak, Pemkab Banjar Tunjukkan Keseriusan

“Kita sedang menghadapi apa yang disebut brain loop, kondisi penurunan fungsi kognitif akibat paparan informasi yang tidak tervalidasi. Ini sangat berbahaya. Maka dari itu, literasi harus ditanamkan sejak usia dini,” tegasnya.

Adin merujuk pada hasil penelitian neurologis mengenai pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan sebagai fase emas perkembangan otak anak. Ia menekankan pentingnya pengenalan terhadap bacaan berkualitas bahkan sejak dalam kandungan, sebagai fondasi terbentuknya kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

“Anak-anak yang sejak dini terbiasa dengan membaca akan memiliki daya pikir yang lebih matang, dan itu menjadi bekal untuk menghadapi tantangan digital ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa literasi tidak hanya berperan dalam aspek pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan kognitif jangka panjang. Aktivitas membaca secara rutin, menurutnya, dapat membantu mencegah gangguan otak seperti Alzheimer dan demensia.

Baca Juga :  Banjarbaru Gulirkan Bantuan Multi Sektor untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Membaca setiap hari memberi rangsangan pada sel-sel otak agar terus aktif. Ini penting untuk menjaga fungsi otak tetap optimal hingga usia lanjut,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh Andi, seorang warga Banjarbaru yang mengikuti perkembangan teknologi. Ia menilai bahwa penggunaan AI yang tidak diimbangi dengan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis justru dapat menyesatkan.

“Saya sering melihat orang hanya mengandalkan jawaban AI, tanpa mengecek kembali kebenarannya. Ini berbahaya kalau dianggap sebagai satu-satunya sumber kebenaran. Harus ada kesadaran untuk tetap berpikir kritis,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (3/10/2025).

Melalui pernyataan dan diskusi yang berkembang dalam acara tersebut, semakin jelas bahwa peningkatan literasi—terutama sejak usia dini—merupakan langkah strategis untuk meminimalkan dampak negatif dari kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan.

Berita Terkait

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Pemko Banjarbaru Dukung Pembangunan Stadion Internasional, Dinilai Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:20 WITA

Pemko Banjarbaru Dukung Pembangunan Stadion Internasional, Dinilai Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA