Festival Belian Adat Paser Nondoi 2025 di PPU, Simbol Kebangkitan Budaya di Gerbang Nusantara

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 12:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : DISKOMINFO PPU

FOTO : DISKOMINFO PPU

pro1.id, PENAJAM –  Irama tabuhan gendang menggema di halaman Rumah Adat Kuta Rekan Tatau, Senin (3/11/2025). Dalam suasana sakral dengan aroma dupa dan busana adat yang memikat, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melangkah menuju panggung kehormatan untuk membuka Festival Belian Adat Paser Nondoi 2025.

Festival ini menjadi penyelenggaraan pertama di bawah kepemimpinan Bupati Mudyat Noor, menandai semangat baru dalam pelestarian kebudayaan di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sebagian wilayahnya berada di Kabupaten PPU.

Belian Nondoi sendiri merupakan ritual adat masyarakat Paser yang sarat makna spiritual—sebuah doa kolektif kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai ungkapan syukur serta bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur. Tradisi ini berasal dari komunitas adat di Kelurahan Sepan dan pertama kali digelar pada tahun 2007. Sejak diperkenalkan ke tingkat kabupaten pada 2014, Belian Nondoi berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang dinanti masyarakat.

Tahun ini, festival mengusung tema “Jakit Aso Erai Siret, Dalai Aso Erai Urai”, yang berarti Satu Ikatan Sebangsa dan Satu Tanah Air. Tema ini mencerminkan semangat persaudaraan dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Paser.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan parade budaya yang menampilkan perwakilan OPD, sanggar seni, dan paguyuban daerah. Jalanan menuju lokasi acara semarak oleh warna-warni busana adat, irama musik tradisional, dan tari-tarian etnik yang menggambarkan kekayaan budaya Paser.

Baca Juga :  Polres Banjar Gelar Apel Siaga Hadapi Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

Suasana kemudian menjadi khidmat ketika dilaksanakan prosesi adat Notok Towu, yaitu penobatan Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD PPU sebagai warga kehormatan masyarakat adat Paser. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) dan Ketua Umum DPP LAP, disaksikan ribuan warga dan tamu undangan.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tebu dan penyerahan kelapa dari tamu kehormatan kepada Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi (Sultan Muhammad Alamsyah III), Ketua Umum DPP LAP, dan Ketua DPD LAP PPU sebagai simbol keseimbangan, kesucian, dan harmoni antara manusia dan alam.

Ketua LAP PPU, Musa, menjelaskan bahwa falsafah Jakit Aso Erai Siret, Dalai Aso Erai Urai telah lama menjadi pedoman hidup masyarakat adat Paser.

“Nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong ini adalah fondasi budaya Paser. Belian Nondoi adalah warisan luhur yang harus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Ia berharap festival ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerahnya, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menegaskan bahwa kebudayaan adalah bagian penting dari pembangunan berkelanjutan, terutama di tengah dinamika pembangunan IKN.

“Melalui Festival Belian Adat Paser Nondoi, mari kita rawat budaya lokal sebagai jati diri bangsa. Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi kekuatan moral untuk menatap masa depan,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku adat, seniman, dan masyarakat yang turut melestarikan tradisi Belian Nondoi.

“Festival ini harus menjadi ruang belajar bagi generasi muda agar terus bangga dan mencintai budayanya sendiri,” tambahnya.

Sebagai simbol penyucian diri, dilakukan pemasangan Gitang dan Tipong Tawar kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD oleh Mulung Suwis Santoso. Suara gendang yang kemudian ditabuh bersama oleh para pemimpin daerah, tokoh adat, perwakilan IKN, dan Sultan Paser menandai puncak acara penuh makna — simbol persatuan dan doa agar budaya Paser terus hidup di tengah modernisasi.

Baca Juga :  Polres Banjar Resmikan Rutan Baru, Perkuat Pelayanan dan Penegakan Hukum

Festival Belian Adat Paser Nondoi 2025 tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga manifestasi cinta tanah air dan pengingat bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan jiwa dan identitas budaya.

Dengan semangat Benuo Taka, Gerbang Nusantara, Pemerintah Kabupaten PPU berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang tak hanya menghidupkan tradisi leluhur, tetapi juga membuka peluang baru bagi wisata budaya dan ekonomi kreatif daerah.

Berita Terkait

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
OIKN Pastikan Ramadan di IKN Dimulai, Tarawih Perdana Digelar di Masjid Negara
Kabupaten Banjar Raih Tiga Gelar pada Grand Final Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan 2025
Festival Budaya Banjar dan Gelar Karya Seni Siswa 2025
Jangan Lewatkan Festival Budaya Banjar, Sajikan Seni Tradisional Unggulan
Bupati PPU Ikut Penanaman Pohon di IKN, Dukung Silaturahmi Regional KAHMI
Dorong Penurunan Emisi, Bupati PPU Tanam Bibit Buah di Sukaraja dan Resmikan Program Kampung Buah
Tokoh Lintas Agama di Paser Bertemu di Seniung Jaya, MUI Dorong Moderasi dan Dialog Antarumat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:46 WITA

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:10 WITA

OIKN Pastikan Ramadan di IKN Dimulai, Tarawih Perdana Digelar di Masjid Negara

Senin, 8 Desember 2025 - 16:17 WITA

Kabupaten Banjar Raih Tiga Gelar pada Grand Final Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan 2025

Kamis, 20 November 2025 - 13:30 WITA

Festival Budaya Banjar dan Gelar Karya Seni Siswa 2025

Kamis, 20 November 2025 - 05:00 WITA

Jangan Lewatkan Festival Budaya Banjar, Sajikan Seni Tradisional Unggulan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA