pro1.id, MARTAPURA – Intensitas hujan yang kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah warga mulai waspada terhadap potensi banjir susulan di Kabupaten Banjar. Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar memastikan kondisi saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Drs. Wasis Nugraha, S.IP, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Sejauh ini masih dalam kondisi terkendali dan aman. Namun demikian, kami selalu siap. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga siaga, termasuk peralatan kami, apabila terjadi eskalasi yang meningkat,” ujarnya.
Wasis menjelaskan, BPBD memiliki Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) yang aktif melakukan pemantauan rutin terhadap wilayah-wilayah rawan bencana.
“Kami punya Pusdalops yang setiap pagi dan sore rutin menyampaikan laporan serta menerima akses informasi dari titik-titik rawan bencana,” jelasnya.
Terkait ketinggian debit air, ia memastikan hingga saat ini masih dalam batas aman dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Untuk saat ini ketinggian air masih aman,” tegasnya.
Meski demikian, BPBD mencatat masih terdapat dua kecamatan yang terdampak banjir sebelumnya dan belum sepenuhnya pulih. Kedua wilayah tersebut yakni Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Kecamatan Sungai Tabuk.
“Di Kecamatan Cintapuri masih ada sembilan desa terdampak, sementara di Sungai Tabuk terdapat dua desa yang masih terdampak dengan kondisi jalan yang masih tergenang,” ungkap Wasis.
BPBD Banjar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.









