Jumlah Siswa Diduga Keracunan Makanan Gratis di Martapura Meningkat Jadi 124 Orang

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:04 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan akibat konsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura terus bertambah. Data terbaru yang dihimpun hingga Jumat sore (10/10/2025) mencatat total 124 siswa terdampak, meningkat dari 122 orang pada pagi hari.

Meski jumlah korban bertambah, kondisi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ratu Zalecha (RAZA) Martapura dilaporkan mulai stabil. Jika pada pagi hari puluhan siswa datang secara bersamaan untuk mendapatkan penanganan, intensitas kedatangan pasien baru mulai menurun menjelang sore.

Per pukul 16.30 WITA, hanya satu siswa yang masih berada di IGD. Sementara sebagian besar lainnya sudah dipindahkan ke ruang perawatan atau diizinkan pulang karena kondisinya membaik.

Baca Juga :  Cat Hitam Tugu 17 Mei Berhasil Dibersihkan, DPRKPLH Banjar Perketat Pengawasan

Menindaklanjuti kejadian ini, sejumlah instansi langsung turun tangan. Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Kodim 1006/Banjar, BPOM, dan Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRPKLH) Kabupaten Banjar melakukan pemeriksaan langsung ke dapur produksi Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Tungkaran—lokasi pengolahan makanan MBG.

Pemeriksaan fokus pada proses pengolahan serta distribusi makanan, guna memastikan kebersihan, higienitas, dan standar keamanan pangan benar-benar terpenuhi.

Salah satu korban, Supian Noor (10), siswa MI Assalam Martapura, menceritakan bahwa makanan yang ia terima saat itu terasa tidak normal.

“Sayurnya sudah terasa asam, nasi juga aneh rasanya. Malamnya saya mulai merasa mual, dan besok paginya muntah-muntah terus di sekolah,” ungkap Supian usai mendapatkan perawatan medis di RSUD RAZA.

Baca Juga :  Cekcok di Depan Rumah Berujung Penusukan, Pria di Martapura Alami Luka Serius

Ibunya, Siti Balqis, mengaku bersyukur kondisi anaknya kini membaik. Ia mengapresiasi kecepatan pihak sekolah dan tenaga medis dalam menangani situasi, namun juga berharap pengawasan terhadap kualitas makanan MBG bisa ditingkatkan.

“Program ini sebenarnya sangat baik untuk anak-anak, tapi kualitas makanannya perlu diperhatikan. Jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi,” ucapnya.

Sampai Jumat petang, tim medis masih terus memantau perkembangan kondisi seluruh siswa yang terdampak. Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polsek Martapura turut berjaga dan memantau situasi di rumah sakit untuk memastikan keamanan serta kelancaran penanganan kasus ini.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA