pro1.id, BANJARBARU –Provinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan kemajuan dalam pelaksanaan tata kelola demokrasi. Berdasarkan hasil Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2024, Kalsel berhasil meraih skor 81,91 dan masuk dalam kategori sedang, sekaligus menempati posisi 10 besar nasional.

Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Hasil Pengukuran IDI 2024 yang digelar di salah satu hotel di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, melalui Kasi Kemitraan Komunikasi Publik Erlinda Puspita Ningrum, menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam menciptakan iklim demokrasi yang terbuka dan sehat.
“Nilai IDI disusun berdasarkan tiga aspek utama dengan 22 indikator. Dua di antaranya terkait langsung dengan peran Diskominfo, yakni Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) dan **Indeks Kebebasan Pers (IKP),” jelas Erlinda.
Ia menambahkan, peningkatan skor Kalimantan Selatan tidak terlepas dari kemajuan di kedua indikator tersebut.
“Tahun 2024, Indeks Kebebasan Pers Kalsel menjadi yang tertinggi di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa media di daerah kita mampu bekerja secara bebas dan profesional. Di sisi lain, keterbukaan informasi publik juga semakin baik, sehingga masyarakat mudah memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Erlinda menegaskan bahwa Diskominfo Kalsel akan terus memperkuat kebijakan yang mendukung transparansi informasi serta memperluas partisipasi publik dalam proses pemerintahan.
“Kami berkomitmen menjaga agar nilai IKIP dan IKP tetap tinggi, berada pada kisaran 80–90 poin. Semakin terbuka arus informasi dan semakin sehat ekosistem media, maka kualitas demokrasi juga akan terus meningkat,” pungkasnya.









