pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar menghadirkan terobosan pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa melalui program Desaku Pelanduk Manis, yang menjadi salah satu inovasi unggulan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, mengatakan program tersebut memungkinkan pengurusan dokumen kependudukan dilakukan langsung di kantor desa tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
“Sekarang pelayanan administrasi kependudukan sudah bisa dilakukan di desa. Aparat desa kami bekali akses aplikasi SIAK untuk memproses permohonan warga,” ujarnya saat ditemui, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, warga cukup membawa persyaratan ke kantor desa untuk diverifikasi dan diinput oleh petugas desa. Meski demikian, proses pengesahan akhir dan tanda tangan elektronik tetap menjadi kewenangan Disdukcapil.
“Setelah dokumen ditandatangani secara elektronik oleh kepala dinas, aparat desa bisa langsung mencetaknya. Jadi masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik,” katanya.
Menurut Nupus, konsep layanan ini dirancang sebagai miniatur pelayanan Disdukcapil di tingkat desa agar pelayanan lebih cepat dan mudah dijangkau.
“Harapan kami, pelayanan semakin dekat dengan masyarakat dan waktu pengurusan dokumen bisa dipangkas,” jelasnya.
Saat ini, Disdukcapil Banjar telah menetapkan 35 desa di 20 kecamatan sebagai lokasi percontohan. Program tersebut direncanakan terus dikembangkan hingga mencakup seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Banjar pada 2029.
“Jenis layanan yang sudah bisa diproses di desa meliputi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, serta layanan pindah datang penduduk,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk layanan perekaman dan pencetakan KTP elektronik serta Kartu Identitas Anak belum dapat dilaksanakan di desa karena keterbatasan peralatan pendukung.
“Inovasi ini memang masih punya banyak tantangan. Tapi kami memilih menjalankannya lebih dulu agar kekurangannya bisa dievaluasi dan diperbaiki,” tambah Nupus.
Selain Desaku Pelanduk Manis, Disdukcapil Banjar juga meluncurkan sejumlah inovasi pelayanan lainnya, seperti Lapat Manis, Pelukis Desa, Siggap Dokkar, dan Sappa Banjar.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nasrullah Shadiq. Ia menilai inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelayanan adminduk yang dibawa langsung ke desa sangat membantu warga, terutama di daerah pedesaan. Masyarakat jadi lebih hemat waktu, biaya, dan tenaga,” ucapnya saat acara Laboratorium Inovasi 2025, Kamis (11/12/2025) lalu.
Dengan hadirnya layanan ini, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi kendala akses bagi masyarakat dalam melakukan pembaruan dokumen kependudukan.









