pro1.id, JAKARTA – Prestasi atlet di arena tak lepas dari peran penting tim pendukung di balik layar. Hal itu dibuktikan oleh Ariansyah, mahasiswa Magister Pendidikan Jasmani Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan, yang sukses menjadi bagian dari tim Sport Therapist kontingen Kalimantan Selatan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 di Jakarta.
Sebagai sport therapist, Ariansyah bertugas mendampingi cabang olahraga angkat besi dan gulat, dua cabang yang berhasil menyumbangkan medali bagi Kalimantan Selatan.
Pada cabang angkat besi, atlet binaannya Muhammad Rafiq Al Bukhory tampil luar biasa dengan merebut medali emas pada nomor snatch dan perak pada nomor clean and jerk di kelas 65 kg putra. Pertandingan berlangsung di Gedung Senam PPOP Ragunan, Jakarta Selatan.
Sementara di cabang gulat, Ariansyah juga mendampingi atlet yang menorehkan prestasi membanggakan. Rifky Charisma Turun meraih emas di kelas 55 kg, Rossyaidina Turun menyumbang perunggu di kelas 43 kg, dan Ataya Fikri Rizqulah turut mempersembahkan perunggu di kelas 71 kg.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Ariansyah yang memastikan kondisi fisik para atlet selalu prima — mulai dari pemulihan otot, pencegahan cedera, hingga menjaga kebugaran selama turnamen.
“Saya sangat bersyukur bisa berkontribusi langsung dalam mendukung performa atlet. Peran sport therapist itu krusial untuk menjaga fisik dan mental agar tetap stabil selama bertanding,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Keterlibatan mahasiswa ULM dalam ajang nasional ini menunjukkan bahwa dunia akademik dan olahraga dapat berjalan beriringan, serta menjadi bukti bahwa perguruan tinggi turut berperan aktif dalam mendorong kemajuan olahraga nasional.
Tambahan medali dari cabang angkat besi dan gulat ini semakin memperkuat posisi kontingen Kalimantan Selatan dalam klasemen POPNAS XVII 2025 di Jakarta, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus dan daerah asal Ariansyah.









