pro1.id, BANJARBARU – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII resmi dimulai di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarbaru, dengan semarak antusiasme ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.

Perhelatan akbar ini dibuka secara resmi pada Senin siang dengan kehadiran para pejabat tinggi Kementerian Pendidikan, tokoh daerah, serta pimpinan perguruan tinggi. Sorotan utama adalah parade kontingen dari 194 perguruan tinggi, yang memeriahkan suasana pembukaan dengan kibaran bendera masing-masing institusi diiringi sorak sorai penonton.
Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah MTQMN tahun ini.
“Kami bangga menjadi tuan rumah MTQMN ke-18. Ini bentuk kepercayaan dari pemerintah pusat kepada ULM. Semoga pelaksanaan berjalan lancar dan membawa prestasi terbaik bagi kampus,” ujarnya.
Ketua Harian Panitia, Rusdiansyah, menambahkan bahwa penyelenggaraan tahun ini memiliki keunikan tersendiri karena adanya sistem seleksi berjenjang.
“MTQMN kali ini disaring dari lebih dari dua ribu peserta, hingga akhirnya terkumpul 1.500 mahasiswa dari 194 perguruan tinggi yang akan berkompetisi dalam 15 cabang lomba,” jelasnya.
Rangkaian kompetisi mencakup cabang-cabang seperti Tilawatil Quran, Tartil, Hifzhil Quran (10, 20, dan 30 juz), Qiraat Sab’ah, kaligrafi (dekorasi dan kontemporer), debat ilmiah, karya tulis kandungan Al-Quran, serta pengembangan aplikasi berbasis Al-Quran.
Selain perlombaan, kegiatan ini turut diwarnai dengan berbagai acara pendukung seperti Tabligh Akbar bersama Ustaz Das’ad Latif, sarasehan pimpinan kemahasiswaan, dan seminar nasional bertema “Generasi Quran, Generasi Emas”, yang bertujuan menginspirasi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
MTQMN XVIII dijadwalkan berakhir pada Kamis, 9 Oktober 2025, dengan pengumuman pemenang dan penyerahan trofi bergilir bagi perguruan tinggi terbaik.









