Munculnya Ikan Diduga Spesies Lohan di Waduk Riam Kanan Jadi Perhatian Pemancing dan DKPP Banjar

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 13:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1,Kabupaten BanjarKemunculan ikan yang mirip spesies lohan di kawasan Waduk Riam Kanan menjadi sorotan sejumlah pemancing dan nelayan. Kehadiran ikan ini dianggap mengganggu aktivitas memancing karena cenderung memakan umpan dengan mudah, sekaligus dinilai tidak memiliki nilai konsumsi yang baik.

Salah satu pemancing asal Kabupaten Banjar, Teny Ariana Singkek, mengaku cukup sering mendapatkan ikan tersebut saat memancing. Menurutnya, ikan ini lebih mudah memakan umpan umum dibandingkan ikan target seperti nila.

“Sering saya dapat kalau mancing, harus pakai umpan khusus atau lumut baru dapat nila yang saya pengen. Kalau pakai cacing, pasti ikan itu yang makan pancing saya,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  Mahasiswa FKIK ULM Kenalkan Diversifikasi Olahan Samu Papuyu Modern di Karang Intan

Teny menambahkan, dirinya pernah mencoba mengolah dan mengonsumsi ikan tersebut. Namun, pengalaman itu membuatnya enggan mengulanginya.

“Pernah saya coba masak dan makan, tapi rasa dagingnya tidak enak dan bau amisnya cukup kuat, tidak hilang. Jadi tidak pernah lagi saya masak. Kalau dapat ikan itu, saya buang,” jelasnya.

Menanggapi fenomena ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyatakan telah menyiapkan langkah mitigasi terkait potensi penyebaran ikan non-lokal di Waduk Riam Kanan.

Plt Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKPP Kabupaten Banjar, Bandi Chairullah, mengatakan beberapa langkah akan dijalankan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Kenaikan Air Sungai Riam Kanan, DKPP Banjar Minta Pembudidaya dan Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan

“Kami melakukan pemantauan rutin populasi ikan, penangkapan selektif untuk identifikasi spesies yang diduga menyerupai lohan, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan kelompok pembudidaya,” ungkapnya, Senin (10/11/2025).

Bandi menjelaskan bahwa DKPP juga menjalin kolaborasi lintas pihak.

“Kami bekerja sama dengan akademisi ULM dalam proses identifikasi morfologi dan DNA ikan, serta bersama pemerintah provinsi dalam pemantauan. Langkah mitigasi ini dilakukan agar ekosistem Waduk Riam Kanan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh spesies non-lokal,” tutupnya.

Fenomena ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pembudidaya untuk tetap waspada terhadap penyebaran spesies ikan non-lokal yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan lokal.

Berita Terkait

Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Diversifikasi Samu Papuyu Modern di Karang Intan
Mahasiswa FKIK ULM Kenalkan Diversifikasi Olahan Samu Papuyu Modern di Karang Intan
Kampung Papuyu Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi, DKPP Banjar Garap Master Plan Pengembangan
Kapolda Kalsel dan Bupati Banjar Dukung Program Ketahanan Pangan dengan Penyerahan Kolam Bioflok dan Bibit Ikan
Limbah Program Makan Bergizi Jadi Peluang Bisnis Ramah Lingkungan bagi Pemuda Lumajang
Perwita Wana Kencana Gelar Munas ke-79, Fokus pada Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Polda Kalsel Serahkan 30 Ton Jagung ke Bulog
Polda Kalsel Panen 1.000 Ton Jagung dari Lahan Gambut, Dukung Swasembada Pangan 2025
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 18:32 WITA

Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Diversifikasi Samu Papuyu Modern di Karang Intan

Jumat, 21 November 2025 - 18:32 WITA

Mahasiswa FKIK ULM Kenalkan Diversifikasi Olahan Samu Papuyu Modern di Karang Intan

Kamis, 20 November 2025 - 13:26 WITA

Munculnya Ikan Diduga Spesies Lohan di Waduk Riam Kanan Jadi Perhatian Pemancing dan DKPP Banjar

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:46 WITA

Kampung Papuyu Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi, DKPP Banjar Garap Master Plan Pengembangan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:18 WITA

Kapolda Kalsel dan Bupati Banjar Dukung Program Ketahanan Pangan dengan Penyerahan Kolam Bioflok dan Bibit Ikan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA