pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru memulai pelaksanaan pasar murah bersubsidi sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah. Program tersebut resmi dimulai Kamis (19/02/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 26 Februari 2026 di lima kecamatan.
Kegiatan perdana digelar di Kecamatan Banjarbaru Utara dan dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Program ini menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi daerah, khususnya pada momen meningkatnya kebutuhan masyarakat di awal Ramadan.
Dalam pasar murah tersebut, pemerintah memberikan potongan harga sebesar Rp5.000 untuk empat komoditas utama, yakni beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur. Subsidi diberikan agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wali Kota Banjarbaru menyampaikan bahwa intervensi ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Pasar murah ini kami laksanakan untuk membantu warga menghadapi kenaikan kebutuhan selama Ramadan. Harapannya, harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.
Selain subsidi resmi dari pemerintah, Wali Kota juga membagikan secara langsung ratusan paket bawang merah dan bawang putih kepada warga yang hadir. Ia menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan warga sudah berdatangan sejak beberapa jam sebelum kegiatan dimulai.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru, Muriani, menjelaskan bahwa kegiatan akan dilanjutkan secara bergilir di empat kecamatan lainnya. Setiap lokasi menyediakan sekitar 500 hingga 600 paket bahan pokok bersubsidi.
“Pelaksanaannya bergantian di lima kecamatan. Warga yang ingin membeli wajib menunjukkan KTP sesuai domisili kecamatan tempat kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan distribusi subsidi tepat sasaran bagi warga Kota Banjarbaru.
Salah seorang warga, Rahmawati, mengaku terbantu dengan adanya program ini. Ia membeli beberapa kebutuhan seperti gula, telur, dan beras.
“Harganya lebih ringan, apalagi dapat tambahan bawang gratis. Lumayan untuk persiapan Ramadan,” katanya.
Melalui pasar murah bersubsidi ini, Pemko Banjarbaru berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan selama bulan suci Ramadan.
Reporter : Herdiandi
Editor : Ervan Ariya









