pro1.id, MARTAPURA – Menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab di Sekumpul, Pemerintah Kabupaten Banjar mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan ramainya jemaah dengan menaikkan harga secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan agar suasana tetap kondusif dan citra Martapura sebagai tuan rumah tetap terjaga.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Banjar, Rachmad Ferdiansyah, menekankan bahwa keputusan pedagang dalam menetapkan harga tidak hanya berdampak pada keuntungan sesaat, tetapi juga pada kepercayaan jemaah dalam jangka panjang.
“Kalau harga dinaikkan saat situasi ramai, bisa membuat orang kapok. Keuntungan sebentar, tapi yang rusak nanti adalah kepercayaan pengunjung dan nama baik daerah,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Menurut Rachmad, imbauan ini berlaku untuk seluruh pedagang, baik yang berada di area inti kegiatan maupun yang berjualan di luar kawasan Sekumpul. Ia mengingatkan bahwa Martapura dikenal sebagai kota yang ramah dan layak menjadi tuan rumah bagi tamu dari berbagai daerah.
“Kita harus mencerminkan sikap tuan rumah yang baik. Jangan sampai momen besar ini justru dicederai oleh tindakan menaikkan harga secara sepihak,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa stabilitas harga bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi menjadi bagian dari menunjukkan karakter masyarakat Martapura.
“Warga kita itu dikenal hangat dan bersahabat. Kita tidak ingin muncul kesan bahwa pedagang di sini mengambil kesempatan. Momen 5 Rajab adalah ajang memperlihatkan keramahan dan kualitas daerah kita,” tutupnya.









