pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar tengah memfinalisasi pendataan calon penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Banjar, Ikhwansyah, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Kesehatan sedang mengumpulkan data sekolah dari seluruh kecamatan. Fokus utama diarahkan pada sekolah-sekolah di wilayah jauh dari pusat kota, terutama yang memiliki jumlah murid kurang dari seribu orang.
“Contohnya, di Kecamatan Paramasan ada sembilan titik sekolah dan di Telaga Bauntung ada tiga. Jumlah siswanya memang kecil, namun tetap harus mendapat perhatian. Jadi tidak hanya kawasan padat, sekolah terpencil juga menjadi target program,” jelas Ikhwansyah, Senin (29/9/2025).
Ia menambahkan, hasil pendataan lengkap akan segera dikirim ke pemerintah pusat paling lambat esok sore.
“Kami berkomitmen menyerahkan data secara utuh sebelum pukul 16.00 Wita. Itulah dasar pengambilan keputusan dari pusat,” ujarnya.
Menurut Ikhwansyah, masih ada beberapa aspek teknis yang menunggu arahan lebih lanjut dari kementerian, salah satunya terkait lokasi dapur penyedia makanan.
“Soal jumlah dapur akan ditentukan oleh pusat, kami hanya menyiapkan data pendukung,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa data sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar bisa segera diselesaikan. Namun, untuk lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Agama, seperti madrasah, perlu ada koordinasi tambahan agar tidak terjadi duplikasi.
“Insya Allah data sekolah umum bisa cepat rampung, sedangkan untuk madrasah harus berkoordinasi dengan pihak Kemenag, supaya pendataan betul-betul mencakup semua anak didik,” terangnya.
Pemkab Banjar berharap, melalui pendataan ini, Program MBG dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh siswa di daerah pinggiran sehingga mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam pemenuhan kebutuhan gizi.









