pro1.id, MARTAPURA – Persiapan untuk menyambut Momen 5 Rajab semakin dikebut oleh Pemerintah Kabupaten Banjar. Agenda besar yang diperkirakan berlangsung pada Desember 2025 itu kini memasuki tahapan akhir, dengan kesiapan yang diklaim sudah mencapai sekitar 80 persen.

Kepastian tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah, usai mengikuti rapat koordinasi di Aula Barakat, Martapura, Selasa (2/12/2025). Rapat tersebut menjadi ajang pemaparan progres oleh berbagai SKPD, instansi teknis, hingga PLN.
Ikhwansyah mengungkapkan bahwa masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, namun seluruh perangkat daerah sudah bergerak menuntaskannya.
“Kita sudah mengevaluasi semua sektor hari ini. Kekurangan yang tersisa insya Allah dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan,” tuturnya.
Dalam rapat itu, kebutuhan teknis menjadi fokus utama. Perbaikan lampu penerangan, kesiagaan bencana, hingga penyiapan fasilitas pendidikan sebagai tempat beristirahat jemaah kembali diinventarisasi. BPBD, misalnya, telah menyiapkan hampir 300 tandon air untuk mendukung dapur umum. Sekolah-sekolah pun telah diarahkan untuk siap digunakan jika dibutuhkan.
Di luar itu, Pemkab Banjar juga menyiapkan sejumlah lokasi bermalam gratis bagi jemaah yang datang dari luar daerah. Rumah Sakit APSN Martapura diperkirakan mampu menampung hingga seribu orang dan akan mulai dibuka 10 hari sebelum acara dimulai. Beberapa fasilitas lain—seperti lantai dua RSUD Ratu Zalecha, sejumlah aula SKPD, hingga Stadion Demang Lehman—ikut disiagakan sebagai alternatif penginapan.
“Kondisi di lapangan sudah sekitar 80 persen siap. Kapan pun acara berlangsung, pemerintah daerah sudah dalam posisi siaga,” kata Ikhwansyah.
Soal akses sungai yang menjadi jalur penting bagi sebagian jemaah, BPBD dilaporkan telah melakukan langkah-langkah mitigasi agar transportasi air tetap aman dan terkendali. Sementara itu, Aula Barakat yang berada di kawasan Barakat dipastikan belum dapat difungsikan karena masih dalam masa pengerjaan.
“Selama bangunan masih proses pembangunan, tentu belum memungkinkan digunakan untuk menampung jemaah,” jelasnya.
Meski Posko Induk belum merilis tanggal resmi, Ikhwansyah memastikan semua persiapan sudah dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.
“Kita siap kapan pun pelaksanaannya. Semua pihak telah bergerak sesuai harapan bersama,” tutupnya.









