pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025 dengan mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini resmi dibuka di Hotel Banjar Permai, Banjarbaru, Senin (15/12/2025).

Pelatihan tersebut diikuti oleh para pengurus Koperasi Merah Putih se-Kota Banjarbaru dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Desember 2025. Kehadiran para camat dan lurah dalam acara pembukaan menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan koperasi di tingkat kelurahan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Surat Keputusan Wali Kota Banjarbaru tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Pengembangan Koperasi Merah Putih. Satgas ini dibentuk sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri agar setiap daerah membentuk tim percepatan koperasi hingga ke tingkat kecamatan.
Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, Sartono, mengungkapkan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih di Banjarbaru terus menunjukkan perkembangan.
“Saat ini sudah terbentuk 20 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Banjarbaru. Dari jumlah tersebut, tiga koperasi sudah menunjukkan progres yang cukup baik,” ujar Sartono.
Ia menyebutkan tiga koperasi yang telah berjalan lebih dulu berada di Kelurahan Landasan Ulin Timur, Palam, dan Loktabat Selatan.
“Sementara koperasi lainnya masih dalam tahapan verifikasi dan validasi data sebelum bisa beroperasi secara penuh,” tambahnya.
Sartono juga menjelaskan bahwa satgas percepatan Koperasi Merah Putih telah dibentuk di lima kecamatan. Keberadaan satgas tersebut diharapkan dapat membantu pengurus koperasi dalam menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program prioritas nasional.
“Pelatihan peningkatan kapasitas SDM ini merupakan bentuk dukungan konkret dari Pemko Banjarbaru. Koperasi Merah Putih adalah program Presiden, dan kami siap mendukung agar implementasinya berjalan optimal di daerah,” tegasnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan pelatihan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, para pengurus koperasi diberi kesempatan menyampaikan permasalahan yang dihadapi untuk kemudian dibahas bersama dan dicarikan solusi.
Salah satu pengurus koperasi, Ketua Koperasi Kelurahan Komet, Rudi Rahmana, menyampaikan bahwa kendala utama yang dihadapi pihaknya berkaitan dengan ketersediaan lokasi usaha.
“Kami sangat berharap koperasi ini bisa segera berjalan karena tujuannya jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun di Kelurahan Komet, keterbatasan lahan masih menjadi kendala utama. Kami menunggu dukungan dan kebijakan dari Ibu Wali Kota terkait solusi tempat usaha,” ungkap Rudi.









