pro1.id, MARTAPURA – Demi mengikuti peringatan 5 Rajab di Martapura, Kabupaten Banjar, sebagian jemaah memilih menempuh jalur sungai meski harus menjalani perjalanan panjang. Moda transportasi air ini mengharuskan rombongan melewati beberapa titik persinggahan sebelum akhirnya sampai di tujuan.
Salah seorang jemaah asal Sei Bakau, Kalimantan Tengah, Syamsial, mengungkapkan bahwa rombongannya membutuhkan waktu hampir sehari penuh dalam perjalanan. Kapal yang mereka tumpangi sempat berhenti dan bermalam di kawasan Lopak Dalam sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Martapura.
Dalam satu kapal, terdapat sekitar 15 jemaah, termasuk anak-anak. Selama perjalanan, rombongan menghadapi kondisi arus sungai dan gelombang yang cukup kuat. Meski demikian, perjalanan tetap berlangsung aman.
“Arus dan ombak memang cukup besar, tetapi bagi kami yang sudah terbiasa menggunakan jalur sungai, kondisi seperti itu bukan hal baru,” katanya.
Menurut Syamsial, waktu tempuh perjalanan air menuju Martapura umumnya berkisar satu hari, bergantung pada cuaca dan kondisi arus sungai. Ia menambahkan bahwa jalur sungai dipilih karena mampu mengangkut banyak jemaah dalam satu kali perjalanan.
Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini merupakan kali ketiganya mengikuti peringatan 5 Rajab dengan menggunakan transportasi kapal. Selama perjalanan, rombongan tercatat dua kali singgah sebelum akhirnya tiba di Martapura.
Setibanya di lokasi, para jemaah mengaku bersyukur dapat sampai dengan selamat dan mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan sesuai rencana.









