pro1.id, PELAIHARI – Cabang olahraga Taekwondo resmi membuka laga sengit pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025, yang berlangsung dari 27 Oktober hingga 1 November di Lapangan Tenis Indoor Pemuda, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.
Sebanyak 156 atlet dari 13 kabupaten/kota siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas matras, terdiri dari 84 putra dan 72 putri, yang akan bersaing di 23 kelas pertandingan, mencakup kategori Kyorugi dan Poomsae.
Untuk nomor Kyorugi, dipertandingkan delapan kelas putra dan delapan kelas putri. Sementara nomor Poomsae mencakup kategori individual, berpasangan, beregu, serta freestyle putra dan putri—kategori baru pada Porprov kali ini.
Pelaksanaan pertandingan melibatkan 30 perangkat pertandingan, terdiri dari 20 wasit dan 10 panitia, demi memastikan kompetisi berlangsung lancar, adil, dan profesional.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kalimantan Selatan, Prigerhani Agustina, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya cabang olahraga ini di Porprov XII. Ia berharap momentum ini menjadi batu loncatan bagi atlet muda Kalsel untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi di level yang lebih tinggi.
“Harapan kami, para atlet yang meraih prestasi jangan berhenti sampai di sini. Tingkatkan kemampuan dan jam terbang untuk menghadapi kompetisi berikutnya,” ujar Prigerhani.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan semangat juang antara atlet, pelatih, dan pengurus, agar Taekwondo Kalsel terus maju dan berprestasi.
“Yang paling penting, kita harus tetap bersatu dan bersemangat untuk berprestasi, tidak hanya demi daerah, tapi juga mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional,” tambahnya.
Dengan sportivitas tinggi, Porprov XII Kalsel 2025 diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet Taekwondo tangguh, siap mengharumkan Banua di panggung nasional bahkan internasional.









