Menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab di Sekumpul, PLN menyiapkan pengamanan ekstra ketat untuk memastikan listrik tetap menyala tanpa gangguan. Langkah ini dipaparkan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Banjar, Selasa (2/12/2025).
Manager PLN ULP Lambung Mangkurat Banjarmasin, Eko Bagus Aribawa, menyampaikan bahwa penguatan sistem kelistrikan dilakukan melalui pengerahan personel dalam jumlah besar, pemantauan berlapis, hingga penyediaan peralatan tanggap darurat.
Menurutnya, menjamin listrik benar-benar bebas gangguan bukan hal yang bisa dipastikan sepenuhnya, namun berbagai potensi masalah akan ditekan semaksimal mungkin.
“Kalau ditanya yakin 100 persen, tentu tidak mungkin. Cuaca ekstrem dan faktor lain bisa memicu gangguan. Tapi kami minimalkan risiko seoptimal mungkin,” kata Eko.
500 Personel & Peralatan Khusus Diterjunkan
Untuk mendukung stabilitas jaringan, PLN mengerahkan hampir 500 orang gabungan tim teknik, pemeliharaan, dan pendukung lapangan. Peralatan penting seperti trafo mobile, gardu bergerak, serta perlengkapan pemeliharaan jaringan juga telah disiapkan di titik strategis.
Eko menambahkan, pada hari Senin mendatang PLN akan menjalankan pemeliharaan terpadu secara besar-besaran. Tim bantuan dari berbagai daerah seperti Kotabaru, Kapuas, hingga Palangka Raya turut diperbantukan.
Tim khusus ini memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan jaringan tanpa memutus aliran listrik.
“Mereka bisa bekerja tanpa padam. Tujuannya agar masyarakat tidak merasakan gangguan apa pun,” ungkapnya.
Prediksi Beban 15–20 MW
PLN memprediksi konsumsi listrik selama puncak kegiatan berkisar di angka 15 sampai 20 megawatt. Untuk itu, titik-titik prioritas seperti area ring 1 Sekumpul dan posko utama mendapat penguatan jaringan. Bila terjadi lonjakan beban, trafo mobile akan langsung digerakkan.
“Ada lima titik besar yang kami jaga ketat, selain banyak titik kecil untuk keperluan posko,” jelas Eko.
Penjelasan Pemadaman Sebelumnya
Terkait pemadaman yang sempat terjadi dalam beberapa pekan terakhir, Eko menjelaskan bahwa sebagian besar bersifat lokal umumnya karena pergantian komponen gardu atau kerusakan teknis ringan. Cuaca ekstrem juga kerap menjadi penyebab utama gangguan.
“Kalau gardu, kadang memang ada komponen usang yang harus diganti. Tapi kalau cuaca buruk, itu di luar prediksi,” ujarnya.
13 Posko Siaga Disiapkan
Untuk memastikan respons cepat apabila terjadi masalah di lapangan, PLN membangun 13 posko siaga di kawasan sekitar kegiatan. Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi antara teknisi, panitia, dan masyarakat.
“Silakan hubungi posko kami jika ada kebutuhan atau laporan terkait kelistrikan,” tutup Eko.









