pro1.id, BANJARBARU – Yayasan Pemulihan Rehabilitasi (YPR) Kobra Kalimantan Selatan kembali membuka posko pelayanan gratis dalam rangka peringatan momen 5 Rajab. Posko tersebut akan beroperasi selama dua hari, mulai 28 hingga 29 Desember, dan berlokasi di Rumah Disabilitas, Jalan Trikora, Banjarbaru.

Ketua YPR Kobra Kalsel, Ardian Noverdi Pratama, mengatakan posko tahun ini disiapkan dengan konsep yang lebih lengkap dibanding pelaksanaan sebelumnya. Keberhasilan posko pada momen 5 Rajab tahun lalu menjadi alasan utama pihaknya kembali dipercaya dan mendapat dukungan dari posko induk.
“Alhamdulillah, tahun lalu posko kami berjalan dengan baik dan mampu menampung cukup banyak jemaah meski tanpa dukungan posko induk. Tahun ini kami mendapat dukungan penuh karena rekam jejak tersebut,” ujar Ardian saat dikonfirmasi, Minggu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, YPR Kobra menyediakan berbagai layanan gratis bagi jemaah yang singgah di posko tersebut. Layanan itu meliputi pemeriksaan kesehatan, tambal ban dan servis ringan kendaraan, pijat, hingga penyediaan makan dan minum.
“Semua layanan kami gratiskan. Mulai dari cek kesehatan, servis kendaraan, pijat, sampai makan dan minum untuk jemaah,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional posko, YPR Kobra Kalsel mengerahkan sekitar 50 resident rehabilitasi yang disesuaikan dengan keahlian masing-masing. Jika digabungkan dengan staf dan relawan, total personel yang terlibat mencapai sekitar 70 orang.
“Kami menempatkan resident sesuai latar belakang keahlian. Yang memiliki kemampuan medis kami libatkan di layanan kesehatan, yang menguasai perbengkelan di bengkel gratis, begitu juga layanan pijat yang melibatkan resident dan penyandang disabilitas,” terang Ardian.
Para personel tersebut dibagi ke dalam beberapa tim, seperti tim parkir, pengamanan, logistik, dan pelayanan, dengan pembagian tugas yang telah diatur sebelumnya.
Ardian menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, baik dari sisi teknis maupun sumber daya manusia. Ia juga memberikan pesan kepada seluruh tim yang bertugas di posko.
“Saya berpesan agar seluruh tim menyiapkan mental dan fisik untuk membantu sesama. Kita niatkan kegiatan ini untuk mencari karomah dan berkah, agar proses pemulihan berjalan baik dan kami bisa kembali ke masyarakat dengan status sosial yang lebih baik serta diterima,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalsel, Selamat Riadi, menyatakan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan YPR Kobra Kalsel selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan telah memiliki posko resmi yang dibentuk oleh pemerintah provinsi di dua lokasi, yaitu di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan serta di PPRSLU Budi Sejahtera Provinsi Kalsel,” jelas Selamat Riadi.
Ia menambahkan, posko di luar posko resmi tetap dapat didirikan secara mandiri dengan catatan memenuhi prosedur dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Selama ada koordinasi, terutama terkait lokasi, keamanan, dan ketertiban, serta memenuhi ketentuan yang berlaku, kami mendukung penuh Posko yang didirikan oleh YPR Kobra Kalsel,” pungkasnya.









