pro1.id, BANJARBARU – Dalam rangka memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 Tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Selatan, Senin (27/10/2025), di Banjarbaru.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
Dalam sambutannya, Galuh Tantri menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya ajang untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga wadah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan berintegritas.
“Ini bukan sekadar kompetisi pengetahuan, melainkan proses pembinaan karakter agar pelajar kita semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan. Harapannya, mereka tumbuh sebagai generasi yang mencintai tanah air dan tetap berpegang pada jati diri bangsa,” ujar Galuh.
Ia menjelaskan, peserta yang berkompetisi merupakan siswa-siswi pilihan dari berbagai sekolah unggulan di Kalimantan Selatan yang telah melalui proses seleksi tingkat daerah.
“Mereka adalah perwakilan terbaik yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional. Kami yakin mereka mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Banua,” tambahnya.
Galuh juga menyampaikan apresiasi kepada MPR RI atas upaya berkelanjutan dalam menanamkan nilai-nilai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen MPR RI dalam melaksanakan kegiatan ini secara rutin. Lomba ini sangat relevan dengan tantangan zaman, terutama dalam menjaga semangat kebangsaan di tengah arus globalisasi,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Evi Apita Maya, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa agar tetap hidup di hati para pelajar.
“Empat Pilar MPR RI—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—adalah pilar utama yang menjaga keutuhan bangsa. Melalui lomba ini, kami ingin membangun generasi muda yang memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai tersebut,” jelas Evi.
Dalam kesempatan itu, Evi juga menyinggung sosok KH. Idham Chalid, tokoh besar asal Kalimantan Selatan yang menjadi contoh nyata penerapan nilai-nilai kebangsaan.
“KH. Idham Chalid adalah teladan dalam mengamalkan nilai persatuan dan toleransi. Sosok beliau menjadi inspirasi bagi anak muda Banua untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.
Adapun sekolah yang berpartisipasi dalam lomba ini antara lain SMAN 1 Banjarmasin, SMAN 7 Banjarmasin, SMAN Banua Kalsel, SMAN 1 Martapura, SMAN 3 Banjarbaru, SMKN 1 Banjarmasin, SMKN 2 Banjarmasin, SMKN 3 Banjarbaru, dan SMKN 1 Martapura.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai empat pilar kebangsaan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme yang kokoh di kalangan generasi muda Kalimantan Selatan.









