pro1.id, BANJARBARU – Suasana berbeda tampak di halaman SMP Negeri 5 Banjarbaru pada Selasa (21/10/2025) pagi. Para siswa tidak hanya menikmati santapan siang mereka, tetapi juga kedatangan tamu penting — Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby.
Keduanya hadir untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif nasional yang kini dijalankan di berbagai sekolah, termasuk Banjarbaru. Tujuannya sederhana: memastikan bahwa makanan yang diterima peserta didik benar-benar aman, bergizi, dan layak konsumsi.
Pengawasan Langsung di Lapangan
Kapolda Rosyanto menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengawasan nyata terhadap kualitas program yang digarap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari.
“Anak-anak perlu diyakinkan bahwa makanan yang mereka terima diproses dengan standar kebersihan yang tinggi,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga memaparkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan fasilitas pendukung baru, seperti mesin pencuci ompreng otomatis, untuk menjaga higienitas peralatan makan. Bila ditemukan makanan tidak layak konsumsi, lanjutnya, pihak penyedia wajib segera mengganti dengan yang baru.
Pemerintah Daerah Perkuat Pengawasan
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Erna Lisa Halaby menilai kunjungan ini penting sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.
“Kami ingin memastikan langsung, bukan hanya dari laporan di atas kertas. Makanan anak-anak sekolah harus sehat dan aman,” tegasnya.
Erna Lisa menambahkan, Pemkot Banjarbaru telah menyiapkan sistem pengawasan terpadu agar setiap sekolah penerima program MBG memiliki kualitas menu yang seragam dan distribusi yang tepat waktu.
“Program ini adalah investasi jangka panjang. Anak yang cukup gizi akan tumbuh sehat dan memiliki semangat belajar tinggi,” ujarnya.
Suara dari Sekolah
Sementara itu, bagi para siswa SMPN 5 Banjarbaru, kegiatan ini menjadi pengalaman yang tak biasa. Mereka dapat menikmati makanan bergizi sembari berinteraksi langsung dengan pejabat daerah dan kepolisian.
Ketua OSIS, Rifky Nanda Azka, mengungkapkan rasa senangnya terhadap program tersebut.
“Makanannya selalu datang tepat waktu dan rasanya enak. Sekarang juga sudah ada tambahan susu, sesuai dengan usulan kami sebelumnya,” katanya dengan bangga.
Program MBG sendiri kini menjadi salah satu prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan gizi anak usia sekolah. Melalui pengawasan lintas sektor antara pemerintah, kepolisian, dan yayasan sosial, diharapkan setiap anak di Banjarbaru dapat menikmati makanan yang bukan hanya lezat, tetapi juga mendukung pertumbuhan dan prestasi mereka.









