pro1.id, BANJARBARU – Yayasan Pemulihan dan Rehabilitasi (YPR) Kobra Kalimantan Selatan menggandeng Komunitas Green and Clean (GnC) Banjarbaru dalam upaya memperkuat nilai kepedulian terhadap lingkungan dan gaya hidup sehat bagi peserta rehabilitasi penyalahguna narkotika.

Kegiatan kolaboratif perdana berlangsung pada Minggu (19/10/2025), dimulai dengan aksi bersih-bersih di sekitar lingkungan yayasan, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke Bank Sampah Banjarbaru guna mempelajari proses pembuatan kompos dan pengelolaan limbah organik.
Menurut Ketua YPR Kobra Kalsel, Ardian Noverdi Pratama, pendekatan rehabilitasi kini tidak hanya menitikberatkan pada pemulihan individu secara medis dan psikologis, tetapi juga mengembangkan karakter dan kebiasaan positif yang berdampak luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan peserta untuk hidup bersih dan peduli lingkungan. Kegiatan seperti pengelolaan sampah dan pembuatan kompos menjadi sarana vokasional yang relevan dan bernilai guna,” terang Ardian.
Ia menyebutkan, kerja sama ini akan segera diformalkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), sebagai dasar untuk melanjutkan program pelatihan lingkungan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis sekaligus memperkuat integrasi sosial mereka setelah masa rehabilitasi selesai.
Sementara itu, Ketua Komunitas Green and Clean (GnC) Banjarbaru, Kusman, menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi komunitasnya untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami percaya bahwa pemulihan bisa berjalan lebih kuat jika dibarengi dengan lingkungan yang mendukung dan kebiasaan hidup sehat. Kerja sama ini adalah langkah konkret menuju Banjarbaru yang tidak hanya bersih dari sampah, tetapi juga dari narkoba,” ungkap Kusman.
Kemitraan ini diharapkan menjadi contoh model pembinaan yang menggabungkan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian dari proses pemulihan menyeluruh, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan berdaya.









