KWPLH Balikpapan Rawat Enam Beruang Madu di Enklosur Alami

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BALIKPAPAN – Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Beruang Madu Balikpapan saat ini merawat enam ekor beruang madu yang ditempatkan di area enklosur seluas kurang lebih 1,3 hektare.

Supervisor KWPLH, Mulyana menjelaskan bahwa awalnya kawasan tersebut menampung lima ekor beruang madu pada periode 2002 hingga 2005. Selanjutnya, beberapa kali terjadi penambahan satwa dari hasil penyerahan dan sitaan masyarakat.

“Pada 2011 ada penambahan satu ekor dari sitaan masyarakat. Kemudian pada 2013 dan 2014 masing-masing bertambah satu ekor, sehingga jumlahnya sempat mencapai delapan ekor,” ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu jumlah beruang di kawasan tersebut berkurang karena faktor usia. Pada 2014 satu ekor beruang betina yang sudah tua mati, disusul satu ekor beruang jantan pada 2017.

“Jadi saat ini jumlah beruang madu yang dirawat di sini ada enam ekor, terdiri dari empat jantan dan dua betina,” jelasnya.

Keenam beruang tersebut ditempatkan di area enklosur, yaitu kandang besar yang dirancang menyerupai habitat alami satwa agar mereka dapat beraktivitas lebih bebas.

Selain dapat melihat beruang madu secara langsung, kawasan wisata pendidikan lingkungan ini juga menyediakan berbagai informasi tentang satwa liar, termasuk edukasi mengenai beruang madu, satwa endemik Borneo, serta bahaya perdagangan satwa liar.

Baca Juga :  Balikpapan Tegaskan Komitmen Antikorupsi pada Peringatan Hakordia 2025

Di kawasan tersebut juga terdapat puluhan hewan lain yang dirawat oleh pengelola, seperti kucing dan anjing.

“Di sini kami juga merawat sekitar 89 ekor kucing dan 25 ekor anjing. Namun perlu diketahui bahwa tempat ini bukan tempat pembuangan hewan. Hewan yang ada di sini kami rawat dengan baik dan kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengadopsi,” katanya.

Bagi pengunjung yang ingin melihat aktivitas beruang madu dengan lebih jelas, waktu terbaik berkunjung adalah saat jadwal pemberian pakan.

“Waktu yang paling baik untuk melihat beruang madu adalah pada pukul 09.00 pagi dan sekitar pukul 15.00 sore. Pada saat itu beruang biasanya mendekati pinggir kandang sehingga pengunjung bisa melihat aktivitas mereka lebih dekat,” jelas Mulyana.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Banjar Amiruddin Soroti Pengangkatan Pegawai SPPG Jadi PPPK: Kewenangan Pusat, Bukan Daerah

Ia juga menjelaskan bahwa tidak semua beruang dapat ditempatkan dalam satu area yang sama. Hal tersebut karena beruang madu merupakan satwa yang hidup secara soliter di alam liar.

“Karena sifatnya soliter, ada yang tidak bisa akur jika digabung. Jadi kami pisahkan, biasanya empat ekor berada di enklosur utama dan dua ekor ditempatkan di enklosur yang lebih kecil. Setiap minggu juga dilakukan pergantian tempat agar mereka tidak jenuh,” terangnya.

Mulyana menambahkan, keberadaan beruang madu di alam liar saat ini semakin terancam akibat kerusakan hutan dan perburuan liar.

“Jika pembukaan hutan terus terjadi dan perburuan masih berlangsung, beruang madu bisa semakin langka bahkan terancam punah. Karena itu kami berharap semua pihak dapat ikut menjaga kelestarian satwa ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Peringatan Hari Bela Negara di Balikpapan, Wawali Bacakan Amanat Presiden RI
Balikpapan Tegaskan Komitmen Antikorupsi pada Peringatan Hakordia 2025
Ribuan Warga Padati BSCC Dome Balikpapan dalam Tabligh Akbar Madinatul Iman Hadiri Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Dasad Latif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:42 WITA

KWPLH Balikpapan Rawat Enam Beruang Madu di Enklosur Alami

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:50 WITA

Peringatan Hari Bela Negara di Balikpapan, Wawali Bacakan Amanat Presiden RI

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:05 WITA

Balikpapan Tegaskan Komitmen Antikorupsi pada Peringatan Hakordia 2025

Senin, 24 November 2025 - 22:15 WITA

Ribuan Warga Padati BSCC Dome Balikpapan dalam Tabligh Akbar Madinatul Iman Hadiri Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Dasad Latif

Berita Terbaru

Kalimantan Timur

Pesona Malam IKN Nusantara Kian Memikat, Warga Mulai Ramai Berkunjung

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:33 WITA

Kalimantan Selatan

Dinas Kehutanan Kalsel Pantau Pertumbuhan Tanaman Program REDD+ di Cempaka

Jumat, 27 Mar 2026 - 11:44 WITA

Kabupaten Paser

Klinik di Long Ikis Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:03 WITA