Dinas Kehutanan Kalsel Pantau Pertumbuhan Tanaman Program REDD+ di Cempaka

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KALSEL – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan tanaman dalam program REDD+ di kawasan Kelurahan Cempaka.

Kegiatan monitoring ini difokuskan pada lahan milik pemerintah provinsi seluas kurang lebih 100 hektare yang telah ditanami berbagai jenis pohon produktif dan kehutanan, seperti ulin, eucalyptus, serta aneka tanaman buah.

Penanaman tersebut merupakan bagian dari implementasi program REDD+ yang telah dimulai sejak peluncuran tahap awal pada November 2025.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman dinilai menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari tingkat kelangsungan hidup tanaman yang tinggi serta pertumbuhan batang dan tajuk yang optimal.

Baca Juga :  Dinkes Banjar Lakukan Audit Menyeluruh, 507 Aspek Kesehatan Diperiksa di Dapur MBG Tungkaran

Fathimatuzzahra menjelaskan, program ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang mendapatkan dukungan pembiayaan internasional melalui Green Climate Fund.

“Program ini menjadi salah satu bentuk upaya nyata dalam menekan emisi dari sektor kehutanan, khususnya akibat deforestasi dan degradasi hutan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, baik dari sisi mitigasi maupun adaptasi.

Baca Juga :  Dinkes Banjar Resmi Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer, Sasar 25 Puskesmas di 2025

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penanaman, tetapi juga pada tahap perawatan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Monitoring ini penting untuk memastikan tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap program penanaman dapat terus berjalan efektif serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kualitas tutupan lahan di Kalimantan Selatan.

(Sumber : MC KALSEL)

Berita Terkait

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot
Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026
Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Lapangan Jadi Saksi! Empat Tim Angkatan Siap Bertarung di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026
Lima Tim Bersaing dalam Pertandingan Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Respons Cepat Kebocoran Pipa Banjarbakula, PTAM Intan Banjar Andalkan Air Irigasi Riam Kanan Jaga Pasokan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WITA

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA