Perdagangan Bagian Tubuh Satwa Dilindungi Terungkap di Martapura, Polres Banjar dan BKSDA Kalsel Amankan Ribuan Barang Bukti

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan berhasil membongkar praktik perdagangan ilegal bagian tubuh satwa yang dilindungi. Pengungkapan dilakukan di sebuah toko di kawasan Permata Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, pada Selasa (17/6/2025).

 

Dalam konferensi pers di Pendopo Polres Banjar, Selasa (28/10/2025), Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas jual beli bagian satwa langka di toko tersebut. Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan ribuan barang bukti berupa bagian tubuh satwa dilindungi.

 

Dari hasil pemeriksaan di Toko ANG milik HA, petugas mengamankan 1.930 bagian tubuh satwa yang terdiri atas tengkorak, paruh burung, taring, kulit, bulu, serta berbagai kerajinan dari tanduk dan tulang satwa liar. Barang-barang itu antara lain 19 tengkorak rusa sambar, 43 tengkorak kijang, 5 paruh julang emas, 4 paruh rangkong gading, 3 paruh rangkong badak, 1 tengkorak beruang madu, serta lebih dari seribu lembar bulu kuau raja.

Baca Juga :  Bunda PAUD Banjar Ajak Anak-Anak Cintai Budaya Lewat Dongeng Kearifan Lokal

 

Menurut Kapolres, pelaku mengakui seluruh barang tersebut adalah miliknya dan telah menjalankan aktivitas jual beli bagian tubuh satwa sejak tahun 2023.

 

“Tersangka membeli dari seseorang bernama A asal Hulu Sungai Tengah dengan harga antara Rp50 ribu hingga Rp200 ribu per bagian, lalu menjual kembali dengan harga lebih tinggi,” jelasnya.

 

Diketahui pula bahwa barang-barang tersebut berasal dari beberapa daerah, termasuk Muara Teweh, Batulicin, dan Loksado. Kapolres menegaskan, praktik ini merupakan pelanggaran serius terhadap peraturan perundang-undangan tentang konservasi.

Baca Juga :  Bus Wisata Terperosok ke Jurang di Tahura Sultan Adam, Enam Penumpang Alami Luka

 

“Tindakan memperjualbelikan bagian tubuh satwa dilindungi merupakan pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 40A ayat (1) huruf f jo Pasal 21 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, atau Pasal 480 KUHP tentang penadahan,” tegas AKBP Fadli.

 

Saat ini, tersangka HA dikenakan penahanan rumah sejak 17 September 2025 berdasarkan surat perintah dari Satreskrim Polres Banjar, yang akan diperpanjang hingga 15 November 2025.

 

Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Banjar dan BKSDA Kalimantan Selatan dalam melindungi kelestarian satwa liar serta memberantas praktik perdagangan ilegal yang merusak keseimbangan ekosistem alam.

Berita Terkait

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
DKPP Banjar Hadirkan Beras Lokal dan Ikan Murah di Pasar Murah Halaman Kantor Bupati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA