Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Laporan tak biasa diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar pada Jumat (12/6/2026) malam. Sejumlah warga Desa Kayu Bawang, Handil Halabiu, Kecamatan Gambut, meminta bantuan petugas setelah muncul dugaan penampakan objek bercahaya merah yang diyakini sebagian warga sebagai sosok kuyang.

Kemunculan cahaya merah tersebut sempat memicu keresahan di tengah masyarakat. Beberapa video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah titik cahaya berwarna merah yang terlihat melayang di udara pada malam hari.

Menanggapi laporan tersebut, DPKP Kabupaten Banjar langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi keresahan yang berkembang di masyarakat.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M. Kasyaf R, membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga terkait dugaan penampakan tersebut.

Menurutnya, karena laporan lebih berkaitan dengan keamanan lingkungan dan potensi gangguan ketertiban masyarakat, penanganannya kemudian diarahkan kepada aparat keamanan setempat.

Baca Juga :  Jeritan Warga Rantau Bakula: Hidup di Tengah Getaran Tambang dan Debu Batubara

“Kami arahkan Bhabinkamtibmas Desa Kayu Bawang, Handil Halabiu, Kecamatan Gambut,” ujar Kasyaf saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, keterlibatan Bhabinkamtibmas diperlukan untuk memastikan kondisi di lapangan secara langsung sekaligus menghindari munculnya keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Jadi kalau ada gangguan lagi, mereka yang turun memastikan. Apakah itu gangguan dari masyarakat yang menakut-nakuti,” katanya.

DPKP juga mengingatkan agar masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis. Hingga saat ini belum ada bukti yang dapat memastikan asal-usul cahaya merah yang terlihat di kawasan tersebut.

Menurut Kasyaf, terdapat sejumlah kemungkinan yang perlu diverifikasi, termasuk kemungkinan penggunaan teknologi seperti drone maupun tindakan iseng dari oknum tertentu yang sengaja menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Apabila di kemudian hari kembali muncul laporan serupa, Bhabinkamtibmas bersama aparat terkait akan melakukan pengecekan langsung di lokasi guna memastikan sumber gangguan yang sebenarnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Resmikan Ratusan Sekolah Rakyat, Pendidikan Anak Kurang Mampu Jadi Prioritas

Ia menambahkan, tidak tertutup kemungkinan objek yang terlihat merupakan alat buatan manusia atau faktor lain yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Tidak menutup kemungkinan gangguan tersebut berasal dari ulah oknum yang sengaja menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat, penggunaan drone, atau faktor lainnya yang perlu diverifikasi lebih lanjut,” ungkap Kasyaf.

Seiring ramainya perbincangan mengenai dugaan kuyang tersebut di media sosial dan grup percakapan warga, DPKP Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tegasnya.

DPKP juga meminta warga segera melaporkan kepada aparat setempat apabila kembali menemukan kejadian serupa, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan secara cepat serta tepat guna menghindari munculnya informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata
Komisi II DPRD Banjar M Zaini Dorong Hasil Panen Papuyu Disisihkan untuk Bibit dan Indukan
Panen Perdana Ikan Papuyu di Lok Baintan Luar, DKPP Banjar Dorong Transformasi Budidaya ke Kolam Bundar

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:46 WITA

Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:17 WITA