Status Transisi Pemulihan, BPBD Banjar Catat Banjir Masih Terdampak di 8 Kecamatan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Meski Pemerintah Kabupaten Banjar telah menetapkan status Transisi Darurat Menuju Pemulihan, dampak banjir masih dirasakan di berbagai wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat, hingga Senin (19/01/2026) pukul 16.00 WITA, banjir masih melanda delapan kecamatan dengan total 74 desa dan kelurahan terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyebutkan bahwa genangan air masih mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan permukiman dan fasilitas umum.

“Air memang sudah mulai surut di beberapa lokasi, namun masih ada wilayah yang tergenang. Pendataan terus kami perbarui secara berkala,” ujarnya.

Baca Juga :  Pencarian di Sungai Balimau Masuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Penyisiran

Berdasarkan laporan terkini, sebanyak 24.793 rumah tercatat terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 12.524 rumah masih berada dalam kondisi terendam. Jumlah warga terdampak mencapai 30.985 kepala keluarga dengan total 85.538 jiwa.

BPBD juga merinci dampak terhadap kelompok rentan. Tercatat 394 ibu hamil, 700 bayi, 2.317 balita, 5.401 anak-anak, 268 penyandang disabilitas, serta 4.079 lanjut usia terdampak banjir di berbagai wilayah.

Selain permukiman, banjir turut berdampak pada sarana dan prasarana publik. Sebanyak 166 sekolah dan 163 tempat ibadah terdampak, disusul 44 kantor pemerintahan, 151 fasilitas umum, 41 fasilitas kesehatan, serta 40 jembatan. Di sektor pertanian, genangan air juga merendam kebun dan sawah dengan total luas mencapai 3.055 hektare.

Baca Juga :  PT AGM Gandeng BPBD dan FJB, 1.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Korban Pascabanjir di Banjar

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap kemungkinan perubahan kondisi cuaca dan debit air, khususnya di wilayah rawan banjir. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat.

Sebagai informasi, status Transisi Pemulihan ditetapkan setelah sebelumnya Kabupaten Banjar berada dalam status tanggap darurat bencana banjir, seiring mulai menurunnya debit air di sejumlah titik.

Berita Terkait

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
DKPP Banjar Hadirkan Beras Lokal dan Ikan Murah di Pasar Murah Halaman Kantor Bupati
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA