pro1.id, MARTAPURA – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Polres Banjar melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi pasangan lanjut usia di Desa Paramasan Bawah, Kecamatan Paramasan, Rabu (29/04/2026).
Program ini menyasar rumah milik pasangan lansia, Suni dan Marsitah, yang selama ini hidup dalam kondisi serba terbatas. Keduanya diketahui tidak memiliki keluarga dan bergantung pada bantuan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Banjar, Fadli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek sosial.
“Ini bentuk empati kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir bukan hanya soal hukum, tapi juga membantu persoalan sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan respons cepat setelah kondisi pasangan lansia tersebut sempat viral di media sosial karena tinggal di rumah yang tidak layak huni.
“Rumah sebelumnya rusak dan tidak memiliki fasilitas dasar seperti MCK. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka bisa tinggal lebih layak dan aman,” jelasnya.
Secara teknis, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Sungai Pinang, AKP Syahbana, di halaman Polsubsektor Paramasan. Setelah itu, personel gabungan bersama warga menuju lokasi untuk mengevakuasi penghuni sebelum dilakukan pembongkaran.
Rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter tersebut kemudian dibongkar secara gotong royong oleh aparat kepolisian, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga hingga sore hari.
Pelaksana tugas Kasi Humas Polres Banjar, M Rifani, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi.
“Tujuannya agar rumah yang sebelumnya tidak layak bisa menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” katanya.
Pembangunan rumah akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan warga yang memiliki keahlian di bidang pertukangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas hidup pasangan lansia tersebut dapat meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat di wilayah Paramasan.









