Jelang Musim Hujan, BNPB Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan, khususnya di wilayah selatan Indonesia.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pertumbuhan awan hujan yang signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Mulai 29 September hingga 2 Oktober 2025, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah,” ujarnya melalui siaran resmi BNPB, Senin (29/9/2025).

Wilayah Terdampak Luas

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi sebagian besar provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Papua Selatan. Termasuk pula wilayah-wilayah di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan.

Baca Juga :  Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Imbauan Evakuasi Mandiri

Warga yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai diminta untuk terus memantau ketinggian air saat hujan turun. Jika terjadi peningkatan drastis, evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih tinggi sangat dianjurkan.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng atau perbukitan, ancaman tanah longsor menjadi perhatian serius. Abdul Muhari menegaskan bahwa hujan deras yang berlangsung lebih dari satu jam dapat memicu longsor dan banjir di area rawan.

Baca Juga :  BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Terjadi di Indonesia, dari Gempa Papua hingga Kekeringan di Bima

“Segera lakukan evakuasi mandiri jika hujan lebat tidak berhenti dalam satu jam. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Peran Pemerintah Daerah

BNPB juga meminta pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Langkah-langkah mitigasi dini dan edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat meminimalisasi risiko dan korban akibat bencana hidrometeorologi.

Berita Terkait

Safari Ramadan Hanura Kalsel di Banjarbaru, 350 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga
Safari Ramadan di Tanah Laut, Hanura Kalsel Serahkan Bantuan dan Jalin Silaturahmi dengan Warga
Jejak Sejarah Paser: Dari Kerajaan Sadurengas hingga Kabupaten Modern
Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU
Harga Ayam di Pasar Bauntung Banjarbaru Mulai Merangkak Naik Jelang Idulfitri
Harga Daging Sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru Masih Bertahan di Rp160 Ribu per Kilogram
Penjualan Beras di Pasar Bauntung Banjarbaru Meningkat Jelang Pembayaran Zakat Fitrah
TPID Banjarbaru Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar hingga Ritel Modern Jelang Lebaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WITA

Safari Ramadan Hanura Kalsel di Banjarbaru, 350 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:13 WITA

Safari Ramadan di Tanah Laut, Hanura Kalsel Serahkan Bantuan dan Jalin Silaturahmi dengan Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:25 WITA

Jejak Sejarah Paser: Dari Kerajaan Sadurengas hingga Kabupaten Modern

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:14 WITA

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:41 WITA

Harga Daging Sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru Masih Bertahan di Rp160 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru

(FOTO : PPID PEMKAB PPU)

Kabupaten Penajam Paser Utara

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:14 WITA