pro1.id, BANJARBARU – Kontingen senam Kota Banjarbaru kembali tampil dominan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2025. Para atlet menunjukkan performa gemilang dan berhasil membawa pulang 11 medali emas, 6 perak, serta 1 perunggu. Raihan tersebut memastikan Banjarbaru mempertahankan gelar juara umum cabang senam untuk keempat kalinya.

Pelatih kepala, Kahar Muzakir, mengungkapkan bahwa keberhasilan tahun ini tidak lepas dari proses latihan yang sudah mereka jalankan jauh sebelum jadwal Porprov ditetapkan.
“Latihan intens sudah kami mulai dua tahun lalu. Jadi ketika masuk masa pertandingan, atlet sudah siap baik secara teknik maupun mental,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/11/2025).
Kahar menjelaskan bahwa cabang senam memerlukan perpaduan ketepatan gerakan, kelenturan, kekuatan, serta kecepatan. Menurutnya, karakteristik olahraga ini menuntut kemampuan fisik dan keberanian yang tidak mudah dikuasai.
“Yang jadi modal penting itu tenaga, kecepatan, dan fleksibilitas. Gerakannya beragam dan menuntut keberanian. Atlet dari olahraga lain belum tentu bisa langsung menyesuaikan,” katanya.
Ia juga menuturkan bahwa dukungan dari KONI Banjarbaru dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata sangat membantu. Ketersediaan sarana latihan yang memadai membuat program pembinaan berjalan lebih optimal.
“Syukurlah, fasilitas selalu disediakan dengan baik. Itu salah satu alasan mengapa kami bisa konsisten menjaga prestasi,” jelasnya.
Dalam pengembangan atlet, Kahar menerapkan sistem pembinaan berjenjang. Atlet senior dan junior digabungkan dalam sesi latihan agar generasi baru dapat belajar secara langsung dari yang lebih berpengalaman.
“Kami satukan semua jenjang usia supaya regenerasi berjalan. Pemula juga kami turunkan di lomba supaya mereka paham kondisi kompetisi sebenarnya,” tandasnya.
Walaupun meraih hasil maksimal, Kahar tetap mengingatkan seluruh atlet untuk menjaga sportivitas dan sikap rendah hati.
“Kami selalu tanamkan bahwa menang itu bukan untuk disombongkan. Ketika ada kontingen lain yang belum berhasil, kami tetap rangkul mereka. Itu nilai penting bagi tim kami,” ucapnya.
Setelah Porprov selesai, tim akan beristirahat sementara sebelum kembali menyusun program latihan baru untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
“Mereka butuh waktu untuk memulihkan kondisi. Setelah itu, kami evaluasi lagi dan mulai menyiapkan strategi agar bisa mempertahankan gelar di event lain,” pungkasnya.









