pro1.id, MARTAPURA – Menjelang puncak peringatan 5 Rajab 1447 H di kawasan Sekumpul, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar meningkatkan kesiapsiagaan armada dan personel, baik di jalur darat maupun jalur perairan.

Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto, menyampaikan bahwa seluruh petugas akan dikerahkan secara penuh untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyediaan perahu besar berkapasitas 8–10 orang untuk evakuasi di sungai.
“Perahu ini tidak hanya digunakan dalam kondisi darurat, tetapi juga untuk memudahkan mobilisasi ulama yang membutuhkan akses cepat,” ujar Agus saat ditemui di kantornya pada Senin (1/12/2025).
Selain itu, DPKP menempatkan perahu karet di Dermaga Amanah, Tanjung Rema, guna respons cepat di jalur sungai menuju Pintu Air dan Sungai Paring, yang juga telah memiliki pos kesehatan bagi jemaah.
DPKP juga menyiapkan tenda besar di posko induk sebagai pusat koordinasi, sekaligus mendukung distribusi konsumsi jemaah di area yang sulit diakses.
“Kantor DPKP juga menjadi titik distribusi makanan untuk mempermudah logistik jemaah,” tambah Agus.
Tiga peleton dengan total sekitar 75 petugas, ditambah personel tambahan dan pejabat, siap ditempatkan di berbagai posko. Jumlah keseluruhan personel mencapai sekitar 100 orang, yang bekerja sama dengan Satpol PP, TNI–Polri, dan Tim Induk untuk memantau kondisi serta memberikan pertolongan darurat.
Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana DPKP Banjar, Kasyaf, menambahkan bahwa DPKP menyiapkan tiga titik strategis air: Dermaga Darussalam, Pintu Air Sungai Paring, dan Dermaga Amanah. Armada yang disiapkan terdiri dari perahu besar (8–10 orang), perahu karet (4–6 orang), serta perahu polytialin standby di Mako untuk situasi darurat.
Sementara untuk jalur darat, unit pemadam dan tangki air disebar di beberapa titik, antara lain Gambut, Pasar Papan, Jalur Astambul Mataraman, Simpang 3 Borneo Sungai Sipai, Mako DPKP, dan Antasan.
“Firetruck baru juga siap dikerahkan kapan saja,” terang Kasyaf.
Dengan seluruh persiapan ini, DPKP Banjar menegaskan bahwa armada dan petugas siap siaga menghadapi kemungkinan darurat selama ribuan jemaah memadati Sekumpul.









