pro1.id, BANJARBARU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga daging ayam di Pasar Bauntung Banjarbaru mengalami kenaikan. Meski begitu, aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut tetap ramai karena tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Salah satu pedagang ayam di pasar tersebut, Suwardi, mengatakan harga ayam saat ini berada di kisaran Rp28.000 per kilogram. Angka ini naik dibandingkan harga sebelumnya yang berada di sekitar Rp22.000 per kilogram.
“Memang ada kenaikan dari harga sebelumnya sekitar Rp22.000 per kilo, sekarang naik jadi Rp28.000,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Jumat (13/3/2026).
Selain ayam potong biasa, pedagang juga menyediakan ayam fillet yang dijual sekitar Rp60.000 per kilogram. Sementara untuk ayam utuh, harga yang ditawarkan berkisar Rp90.000 per ekor, tergantung ukuran ayam yang dibeli konsumen.
“Kalau yang sudah fillet sekitar Rp60.000 per kilo, sedangkan ayam utuh sekitar Rp90.000 per ekor,” jelasnya.
Menurut Suwardi, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran. Selama Ramadan, kebutuhan daging ayam biasanya meningkat karena banyak digunakan untuk menu berbuka puasa maupun persiapan hari raya.
Meski harga naik, minat masyarakat untuk membeli daging ayam tetap tinggi. Ia bahkan menyebut jumlah pembeli cenderung meningkat dibandingkan hari biasa.
“Kalau bulan seperti ini memang pembelinya banyak, bahkan sangat ramai,” katanya.
Dari sisi pasokan, Suwardi memastikan ketersediaan ayam di pasar masih mencukupi sehingga tidak ada kendala dalam memenuhi permintaan masyarakat.
“Untuk stok sejauh ini masih aman, tidak ada masalah,” tutupnya.









