TPID Banjarbaru Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar hingga Ritel Modern Jelang Lebaran

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pangan di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Pasar Bauntung Banjarbaru, Toko Swalayan Pinus Banjarbaru, serta sejumlah gerai ritel modern seperti Indomaret.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Banjarbaru, Muriani, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan pasokan bahan pokok tetap aman sekaligus memantau kemungkinan terjadinya kenaikan harga menjelang Lebaran.

Menurutnya, pemantauan dimulai dari pasar tradisional guna melihat kondisi harga komoditas utama serta memastikan ketersediaan barang di tingkat pedagang.

“Pertama kita cek di pasar tradisional untuk memastikan apakah ada bahan pokok yang mengalami kenaikan harga serta memastikan stoknya masih mencukupi,” ujarnya.

Muriani menjelaskan secara umum stok bahan pokok di Banjarbaru masih relatif aman, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Baca Juga :  PUPR Kalsel Gelar Lomba Tenaga Kerja Konstruksi 2025, Dorong Peningkatan SDM di Bidang Konstruksi

Ia mencontohkan komoditas bawang yang dijual di Pasar Bauntung berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, bahkan bisa lebih tinggi tergantung ukuran dan kualitasnya.

Selain itu, ikan haruan atau gabus juga mengalami kenaikan harga. Namun menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong wajar karena dipengaruhi faktor kualitas serta fluktuasi pasokan dari daerah penghasil.

Sementara untuk daging ayam, harga di pasaran bervariasi tergantung ukuran. Ayam berukuran besar tercatat dijual sekitar Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per ekor.

Muriani menambahkan pihaknya tetap mewaspadai potensi kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan menjelang Lebaran, meskipun ketersediaan bahan pokok dipastikan masih mencukupi.

“Yang terpenting kita pastikan dulu stoknya aman. Mudah-mudahan kenaikan harga yang terjadi tidak terlalu tinggi,” katanya.

Selain memantau harga dan pasokan, TPID juga melakukan pemeriksaan terhadap produk makanan yang dijual di ritel modern.

Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan pelanggaran di Toko Swalayan Pinus. Namun di salah satu gerai ritel modern ditemukan beberapa produk makanan ringan yang sudah melewati masa kedaluwarsa.

Baca Juga :  Polres Banjarbaru Bedah Empat Rumah Warga Kurang Mampu Jelang Hari Bhayangkara ke-80

“Temuannya hanya sedikit makanan ringan yang kedaluwarsa. Ini menjadi perhatian agar pengelola toko lebih rutin melakukan pengecekan produk,” jelas Muriani.

Sementara itu, Supervisor Toko Swalayan Pinus Banjarbaru, Ridwan, memastikan pihaknya secara rutin melakukan pengecekan terhadap seluruh produk yang dijual di toko.

Ia mengatakan setiap barang yang masuk langsung diperiksa, kemudian dilakukan pengecekan harian serta evaluasi berkala setiap minggu untuk memastikan tidak ada produk yang kedaluwarsa di rak penjualan.

Menurut Ridwan, menjelang Lebaran permintaan masyarakat didominasi kebutuhan pokok serta produk makanan khas hari raya seperti kue kering dan kue kaleng.

Ia menambahkan stok barang di toko saat ini masih dalam kondisi aman karena pihaknya telah melakukan pengadaan sejak sebelum Ramadan guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menjelang Idulfitri.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan
Banjarbaru Raih Skor 100,00, Jadi Peringkat Teratas IKADA se-Kanreg VIII

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:34 WITA

Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA