Korban Dugaan Keracunan Makanan di Martapura Meningkat, 122 Siswa Telah Dirawat

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Lonjakan kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura, Kabupaten Banjar, semakin mengkhawatirkan. Hingga Jumat (10/10/2025) pukul 10.30 WITA, data menunjukkan jumlah siswa yang dirawat di RSUD Ratu Zalecha telah menembus angka 122 orang.

Para siswa berasal dari berbagai sekolah yang menerima distribusi makanan MBG. Di antaranya tercatat SD Muhammadiyah Martapura, SDN 1 Pesayangan, MAN Assalam, MTs Assalam, MI Assalam, hingga SMAN 1 Martapura.

Sejak pagi hari, arus kedatangan siswa ke IGD tak henti-hentinya. Keluhan umum yang mereka alami meliputi mual, muntah, serta pusing. Sebagian korban terlihat lemah dan memerlukan penanganan intensif, termasuk pemasangan infus.

Seorang siswi, Nazwa, pelajar kelas IX MTs Assalam, mengaku masih merasakan mual usai menyantap menu MBG sehari sebelumnya.

“Kemarin saya makan nasi kuning dan ayam suwir. Tidak lama setelah itu, perut mulai terasa sakit dan mual,” ujarnya.

Baca Juga :  Tanamkan Nilai Kebangsaan, Pelajar Kalsel Antusias Ikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2025

Guru MTs Assalam, Jamilah, yang turut mendampingi para siswa menjelaskan bahwa sementara ini distribusi MBG di sekolah mereka dihentikan, menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang.

“Hari ini tidak ada pembagian makanan. Kami stop dulu sampai jelas penyebabnya,” tuturnya.

Sementara itu, Subhan Muhammad, salah satu orang tua siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Assalam, berharap program ini tidak dihentikan total, namun dievaluasi secara menyeluruh.

“Kami mendukung programnya. Tapi harus ada pengawasan ketat. Kalau bisa, sekolah punya dapur masing-masing agar lebih terkontrol,” ujarnya.

Terkait hal ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. H. Noripansyah, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi telah melakukan pemeriksaan mendalam di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Tungkaran, sebagai tempat pengolahan makanan MBG.

Baca Juga :  Kapal Bermuatan Batu Bara Tenggelam di Sungai Barito, Satu Orang Proses Pencarian

Dari hasil pengecekan awal, ditemukan bahwa sampel nasi kuning dan sayur mengandung nitrat—zat kimia yang dapat menyebabkan gejala keracunan. Meski begitu, sumber utama kontaminasi belum bisa dipastikan.

“Nasi kuning dan sayurnya positif mengandung nitrat. Tapi hasil final masih menunggu uji laboratorium lanjutan,” jelas Noripansyah.

Dapur SPPG saat ini tengah dalam pemantauan ketat selama 14 hari ke depan. Tim masih melakukan pengujian terhadap air, bahan baku, serta kondisi sanitasi lingkungan guna memastikan keamanan makanan sebelum program dilanjutkan.

Meski jumlah korban meningkat tajam, seluruh siswa yang dirawat dilaporkan dalam kondisi stabil dan sadar. Pemerintah daerah memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut.

Berita Terkait

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah
TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:14 WITA

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WITA

Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

(FOTO : PPID PEMKAB PPU)

Kabupaten Penajam Paser Utara

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:14 WITA